Kamis, 11 Oktober 2018 08:20 WITA

"Mereka Mencerai-beraikan Tubuh dengan Sebilah Gergaji Tulang", Wartawan Saudi Diduga Dimutilasi

Editor: Nur Hidayat Said
Ilustrasi.

RAKYATKU.COM, ISTANBUL - Wartawan Arab Saudi, Jamal Khashoggi (59), yang hilang kabarnya dibunuh dengan cara dimutilasi di kantor Konsulat Saudi di Istanbul, Turki.

Dilansir CNN dari The New York Times, Kamis (11/10/2018), informasi tersebut diperoleh dari sumber The New York Times. Operasi pembunuhan disebut bersifat "cepat dan rumit". 

Khashoggi disebut dibunuh dalam waktu dua jam saat kedatangannya ke Konsulat Saudi di Istanbul. "Mereka mencerai-beraikan tubuh dengan sebilah gergaji tulang yang mereka bawa demi tujuan itu," kata seorang pejabat senior kepada The New York Times

Pembunuhan disebut mirip "Pulp Fiction", film kriminal karya Quentin Tarantino pada 1994. Pejabat Turki menyimpulkan ada perintah dari level tertinggi Kerajaan Saudi atas pembunuhan ini.

Pada 2 Oktober lalu Khashoggi datang ke Konsulat Saudi di Istanbul. Ia datang bersama Hatice Cengiz (36), yang merupakan tunangannya. Mereka ingin mengurus dokumen pernikahan di Konsulat Saudi.

Khashoggi turun masuk ke Konsulat dan Cengiz menunggu di mobil. Namun, setelah ditunggu lama tak keluar dari gedung Konsulat. 

Spekulasi pun menyebar, Khashoggi telah dibunuh. Sementara Konjen Saudi mengatakan Khashoggi telah keluar dari Konsulat sebelum hilang.

Otoritas Arab Saudi membantah Khashoggi dibunuh di dalam gedung Konsulatnya di Istanbul. Melalui kantor berita Saudi Press Agency (SPA), mereka menyampaikan bantahannya. Bahkan mereka mengirim tim penyidik untuk mengetahui kasus ini.

Khashoggi merupakan mantan penasihat pemerintah Saudi yang mengasingkan diri ke Amerika Serikat pada 2017 untuk menghindari penangkapan. 

Khashoggi dikenal kritis terhadap kebijakan putra mahkota Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman dan intervensi militer Saudi di Yaman.