Rabu, 10 Oktober 2018 23:59 WITA

Ada Potensi Likuifaksi di Makassar, DPRD Sulsel Minta Instansi Terkait Segera Antisipasi

Editor: Abu Asyraf
Ada Potensi Likuifaksi di Makassar, DPRD Sulsel Minta Instansi Terkait Segera Antisipasi
Arum Spink

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Fenomena likuifaksi di Palu, Sulawesi Tengah mendapat perhatian khusus kelompok kerja (Pokja) Ranperda Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (RZWP3K) di DPRD Sulsel.

Dalam rapat Pansus Penyusunan Pasal Ranperda RZWP3K di kantor DPRD Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Rabu (10/10/2018), Pokja menyebut potensi likuifaksi juga ada di Makassar.

"Konsultan Pokja menyebutkan kalau ada tanah yang rawan likuifaksi di Makassar. Hanya saja, kita tidak bisa masukkan ke dalam pasal Ranperda pesisir ini karena itu bukan domain pansus soal tanah,” tutur anggota Komisi C DPRD Sulsel, Arum Spink, saat ditemui usai rapat pansus tersebut.

Menurut Pipink, sapaan akrabnya, berdasarkan info dari konsultan Pokja Ranperda RZWP3K tersebut, pihaknya meminta instansi untuk mencari tahu posisi tanah yang rawan likuifaksi tersebut.

"Kita minta agar instansi terkait mencari tahu di mana letak potensi likuifaksi itu. Hal ini agar masyarakat bisa mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan sewaktu terjadi bencana. Ini juga bagian dari pencegahan sejak dini," tutup legislator Fraksi NasDem ini.

Likuifaksi adalah fenomena tanah bergerak. Tanah tiba-tiba berubah jadi lumpur akibat guncangan gempa yang kuat. Fenomena ini melanda Petobo dan Balaroa, Palu serta Desa Jono Oge, Kabupaten Sigi. Ribuan rumah tertelan lumpur bersama penghuninya.