Rabu, 10 Oktober 2018 11:54 WITA

Ashari F Radjamilo Dilantik Jadi Pj Sekda Sulsel, NA: Kita Tunggu Gebrakannya

Editor: Nur Hidayat Said
Ashari F Radjamilo Dilantik Jadi Pj Sekda Sulsel, NA: Kita Tunggu Gebrakannya
Ashari F Radjamilo

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah (NA), melantik Ashari F Radjamilo sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulsel di ruang pimpinan rapat kantor gubernur Sulsel, Rabu (10/10/2018).

NA menekankan kepada Pj Sekda Sulsel untuk membenahi beberapa hal agar selaras dengan program 100 hari kerjanya. Seperti pembinaan kepegawaian, anggaran, serta penataan aset pemprov.

"Kita tunggu gebrakannya, apalagi penataan aset pemprov ini termasuk dalam program kerja 100 hari kita," kata NA saat ditemui awak media.

Terkait isu nama sekda definitif yang beredar, NA menepis kabar tersebut. Ia menegaskan, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Indonesia bisa mendaftar untuk mengikuti lelang jabatan tersebut.

"Karena itu aturannya, harus ada lelang jabatan. Makanya saya tegaskan, untuk segera lakukan persiapan seleksi sekda, tentu ini akan diumumkan secara terbuka," pungkasnya.

Menanggapi arahan yang diberikan oleh NA, Ashari mengatakan sebagai langkah awal dirinya akan fokus terhadap hal-hal yang harus dibenahi seperti yang ditekankan oleh NA.

"Salah satunya, penataan aset pemprov, utamanya dari segi kendaraan bermotor. Ada peryaratannya yang harus dilihat, misalnya pimpinan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) itu dari segi cc, apakah sesuai dengan peraturan, kalau tidak cocok akan dikaji ulang," tuturnya.

Saat disinggung terkait perizinan, Ashari mengaku dirinya belum bisa menjabarkan secara lebih rinci.

"Soal perizinan, kita belum memasuki secara keseluruhan. Insyaallah, dalam satu dua hari, kita akan melihat kendala-kendala di situ. Tapi selama ini kan sudah berjalan fungsi perizinan dan kita kerjasama dengan KPK, pencegahan korupsi teritegrasi, itu yang kita lakukan selama ini," paparnya.

Menurutnya, seluruh OPD tengah berupaya untuk mendukung program 100 hari kerja Gubernur Sulsel.

"Seperti BKD (Badan Kepegawaian Daerah) yang membangun sistem selaras dengan harapan pimpinan," pungkasnya.