Selasa, 09 Oktober 2018 22:50 WITA

"Baru Mau Salat, Tiba-tiba Bangunan Bergetar," Zuliati Selamat dari Gempa Palu

Penulis: Sartika Marzuki
Editor: Fathul Khair Akmal
Staff Branch Manager Bank Muamalat Palu Barat, Andi Zuliati Miri berhasil selamat dari gempa bumi yang mengguncang Kota Palu

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Sore itu cuaca cukup cerah. Karyawan Bank Muamalat KCP Palu - Palu Barat masih tampak sibuk. Tutup buku kas memang selalu menyita waktu jelang akhir bulan.

Apalagi saat itu hari Jumat. Seperti biasa Bank Muamalat KC Palu akan menggelar pengajian rutin di kantor cabang yang terletak di Jalan Molter Monginsidi, Palu.

Semua kegiatan hari itu berjalan lancar. Pengajian pun sudah selesai. Para karyawan dan jajaran bank yang menerapkan prinsip Syariah Islam tersebut, tinggal bersiap melaksanakan salat Magrib.

"Baru saja kita mau salat, tiba-tiba gempa.  Bangunan bergetar. Kami lihat dinding sudah mulai retak. Kami pun langsung menyelamatkan diri," kenang Staff Branch Manager Bank Muamalat Palu Barat, Andi Zuliati Miri, Selasa (9/10/2018).

Zuliati mengaku bersyukur. Saat itu seluruh pegawai Bank Muamalat, baik yang berada Palu maupun Palu Barat tengah berkumpul di kantor cabang. Pasalnya daerah yang menjadi lokasi kantor tersebut relatif lebih aman. 

"Alhmadulillah seluruh karyawan aman. Berbeda dengan kantor Bank Muamalat di Palu Barat, lantai atas bangunannya sudah ambruk ke bawah. Pintu depan sampai tidak bisa dibuka," ungkapnya.

Setelah seluruh karyawan bertemu dengan keluarga masing-masing. Mereka kemudian tinggal di lokasi pengungsian yang sama. Saling menjaga dan berusaha bertahan ditengah suasana yang masih mencekam.

loading...

Gempa susulan berkekuatan sekitar 5 Skala Richter masih kerap terjadi. Ditambah lagi dengan keberadaan penampungan mayat yang berada tak jauh dari lokasi pengungsian. Virus dan jenis penyakit pun turut menghantui.

Zuliati mengaku sangat bersyukur. Karena ditengah kekalutan yang ia dan karyawan lainnya alami. Manajemen Bank Muamalat dari seluruh penjuruh daerah hadir. Bahkan Kepala Kanwil Muamalat Regional Silampua, Ahmad Syafril Ilham dan sejumlah jajaran langsung datang ke lokasi bencana keesokan harinya.

"Secara keseluruhan manajemen mendukung kami. Mulai dari persoalan kecil hingga besar mereka bantu. Melihat kepedulian manajemen, kami saat itu masih drop bisa kembali kuat. Ternyata kami tidak sendiri, mereka tetap bersama kami. Sampai rela meninggalkan keluarga untuk menolong kami di yang tertimpa bencana," ucap Zuliati dengan mata berkaca-kaca.

Sepekan berada di lokasi bencana, sebagian besar karyawan akhirnya memutuskan untuk keluar dari Palu. Mengingat situasi cukup sulit, sementara karyawan dan keluarga yang mengalami luka-luka harus segera menerima pengobatan.

Manajemen Bank Muamalat pun kembali hadir untuk mengakomodasi proses evakuasi karyawan beserta keluarganya. Menggunakan jalur darat dan udara, puluhan orang pun meninggalkan Kota Palu. Sementara waktu mereka dipulangkan ke kampung halamannya.

"Sebagaian besar karyawan sudah di kampung halaman masing-masing. Adapun yang masih berada di Palu, tetap di jamin kebutuhannya oleh manajemen. Saya sendiri mungkin akan segera kembali ke sana. Setelah memastikan kondisi kesehatan saya sudah kembali pulih," pungkasnya.

Loading...
Loading...