Selasa, 09 Oktober 2018 13:44 WITA

Main Gim di Belakang Gubernur Sulteng, Pegawai BNPB Tak Tahu Jumlah Korban Bencana

Penulis: Syukur
Editor: Nur Hidayat Said
Main Gim di Belakang Gubernur Sulteng, Pegawai BNPB Tak Tahu Jumlah Korban Bencana
Petugas BNPB yang sibuk bermain gim Clash of Clans (COC).

RAKYATKU.COM, PALU - Bencana alam yang terjadi di Palu, Sigi, dan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng), telah memasuki hari ke-11. Hingga saat ini pencarian korban masih terus berlanjut di beberapa titik. 

Gubernur Sulteng, Longki Djanggola, mengatakan waktu tanggap darurat berlangsung selama 14 hari pasca bencana. Itu merupakan waktu normal dan kelanjutannya akan didiskusikan ulang.

"Tanggal darurat normal dari tanggal 29 September ke tanggal 12 Oktober nanti. Nanti kita lihat evaluasinya khususnya evakuasi," ungkap Longki di belakang Kantor Gubernur Sulteng, Selasa (9/10/2018).

Sementara itu, jumlah data korban sementara sempat ditanyakan kepada petugas BNPB yang tepat berada di belakang tempat duduk Longki, namun tidak mengetahuinya. Petugas yang sibuk main gim Clash of Clans (COC) itu tak mengetahui persis jumlah Korban.

loading...

"Kalau datanya di Korem. Data kami dari sana. Data yang dari sana selanjutnya kami petakan," ungkap lelaki tersebut. 

Sementara itu, data korban jiwa yang dipasang di papan informasi yang berada di Korem 132 Tadulako, Kodam Merdeka terdapat 2.002 korban yang meninggal dunia. Jumlah korban tersebut per Senin (8/10/2018).

Adapun korban jiwa tersebut diantaranya di Palu sebanyak 1.601 orang, Donggala 171 orang, Sigi 222 orang, dan Parigi 8 orang.

Loading...
Loading...