Selasa, 09 Oktober 2018 13:05 WITA

Turunkan Dua Jari Mahasiswa Saat Foto dengan Jokowi, Ini Alasan Paspampres

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Turunkan Dua Jari Mahasiswa Saat Foto dengan Jokowi, Ini Alasan Paspampres

RAKYATKU.COM - Video yang menampilkan salah seorang anggota pasukan pengamanan presiden (Paspampres) membenarkan jari tangan salah seorang pria yang menggunakan simbol 'dua' saat ingin berfoto dengan Presiden Joko Widodo.

Dalam video tersebut, sejumlah menggambarkan masyarakat yang mengerumuni Presiden Jokowi di sela-sela kunjungan kerjanya di Sumatera Utara, Senin (8/10/2018). 

Tiba-tiba, ada seorang mahasiswa mendekati Presiden Jokowi, kemudian mengacungkan dua jari yakni jari telunjuk dan jari tengahnya. Kemungkinan, pose itu dilakukan agar dapat difoto oleh rekannya. 

Salah seorang personel Paspampres yang kebetulan berada dekat pria tersebut dengan sigap mencegahnya. Ia menutup jari pria itu.

Mendapat respons dari personel paspampes, pria tersebut tampak terkejut. Akhirnya, ia pun hanya berswafoto bareng teman-temannya dengan pose memamerkan jempolnya saja. 

Mengenai insiden tersebut, personel Paspampres di dalam video itu akrinya angkat bicara. Ia membantah mengarahkan warga untuk menunjuk jari tertentu.

"Enggak mengarahkan Bapak itu untuk menunjukkan jari telunjuk saja, atau dua jari," ujar sang Paspampres yang enggan ditulis namanya.

"Maksud saya itu, enggak perlu angkat satu atau dua jari. Karena tugas kami-kami ini kan menjaga Presiden juga dari apapun. Makanya tutup jari Bapak itu," sambungnya kepada Kompas, Selasa (9/10/2018).

Namun, si bapak tersebut malah mengacungkan jari jempolnya dan tetap berpose foto di depan Presiden Jokowi. Ia memaklumi dan membiarkannya. "Ya, sudahlah, namanya juga masyarakat bertemu Presiden kan," bebernya.

Video itu ramai lantaran netizen mengkaitkan aksi pria dan paspampres tersebut dengan nomor urut calon presiden-calon wakil presiden dalam Pilpres 2019. 

Jokowi yang berpasangan dengan Ma'ruf Amin mendapat nomor urut 01. Sementara rivalnya, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapat nomor urut 02.