Senin, 08 Oktober 2018 20:27 WITA

Abu Tours Kini Tak Bisa Berbuat Apa-apa

Editor: Aswad Syam
Abu Tours Kini Tak Bisa Berbuat Apa-apa
CEO Abu Tours, Muh Hamzah Mamba, saat duduk di kursi terdakwa di PN Makassar.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Satu per satu petinggi bekas biro perjalanan umrah, Abu Tours and Travel, akan menjalani persidangan, dalam kasus penggelapan dan pencucian uang di Pengadilan Negeri Makassar. 

Setelah CEO Abu Tours, Muh Hamzah Mamba yang lebih dulu disidangkan, tiga tersangka lainnya, Muh Kasim (mantan direktur keuangan), dua komisaris Abu Tours, Nursyariah Mansyur bersama Khairuddin M Latang, juga akan didudukkan sebagai terdakwa, di depan majelis hakim pada Rabu (10/10/2018) mendatang. 

Jaksa penuntut umum sebelumnya mendakwa Hamzah Mamba dengan hukuman 20 tahun penjara. Hamzah dalam dakwaan jaksa dinyatakan telah menggelapkan Rp1,2 triliun dana dari 96.970 jemaah calon umrah. 

Abu Hamzah tidak sendiri, karena ketiga tersangka lainnya yang baru akan disidangkan, juga diduga turut berperan dalam kejahatan itu. Hal itu jelas dalam dakwaan jaksa penuntut umum. Tim JPU telah menyatakan, akan menghadirkan banyak pihak untuk bersaksi, dalam kasus mega penggelapan dana umrah itu. 

"Ada sekitar 30 lebih saksi yang akan kami hadirkan dalam kasus Hamzah Mamba ini," kata Ulfadrian Mandalani, ketua tim JPU beberapa waktu lalu. 

Namun, pihak Abu Tours bukannya tanpa perlawanan dalam kasus ini. Try Metty Siboro salah satu pengacara Abu Tours mengungkapkan, pihaknya juga memiliki beberapa saksi yang menurutnya akan meringankan Hamzah Mamba dan tiga tersangka lainnya. 

Menurutnya, kasus yang menimpa Hamzah Mamba, tidak lebih dari kasus perdata. Ia menepis niat jahat yang didakwakan jaksa penuntut umum kepada Hamzah Mamba. 

"Kami juga memiliki saksi yang nanti akan kami hadirkan. Kami akan buktikan, kalau kasus pak Hamzah ini hanyalah masalah perdata. Itu menurut kami," ujar Metty saat diwawancara Rakyatku.Com, Senin (8/10/2018).

Hamzah Mamba saat ini memang menghadapi situasi yang sangat berbelit. Di luar ranah pidana yang dijeratkan kepadanya, ramai-ramai para agen da mitra juga menuntutnya. 

Puncaknya, saat PN Niaga Makassar menjatuhkan pailit kepada korporasi Abu Tours. Saat ini kurator yang ditunjuk PN Makassar, tengah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan kejaksaan, untuk mengumpulkan aset Abu Tours yang kemungkinan akan dibagi kepada jemaah, yang terdaftar sebagai kreditur. 

Tidak hanya itu, beberapa agen lainnya juga menggugat ganti rugi Abu Tours di PN Makassar. Perihal ini, pihak Abu Tours mengakui tak bisa berbuat apa-apa. Menurutnya, bisa saja dana jemaah yang masuk ke kas Abu Tours sebelumnya, dikembalikan ke jemaah. Namun penahanan Hamzah Mamba yang dinilai terlalu cepat menggugurkan hal itu. 

"Pak Hamzah sudah ditahan, jadi tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Ke depannya kalau ada rejeki pak Abu ya bisa saja diberangkatkan," pungkas Metty.