Senin, 08 Oktober 2018 09:01 WITA

Disindir Haus Kekuasaan, Ini Jawaban Menarik dari Prabowo

Editor: Abu Asyraf
Disindir Haus Kekuasaan, Ini Jawaban Menarik dari Prabowo
Prabowo Subianto

RAKYATKU.COM - Pilpres 2019 menjadi kali ketiga Prabowo Subianto ikut sebagai kontestan. Dua kali jadi calon presiden dan sekali jadi calon wakil presiden. Tidak heran jika ada yang menyebutnya haus kekuasaan. Apa jawaban Prabowo?

"Saya berkali-kali disindir. Saya diejek. Saya dituduh yang macam-macam. Mereka mengatakan bahwa saya haus kekuasaan. Mereka mengatakan ini dan itu. Saya bertanya kepada diri saya sendiri, apa benar seperti itu?" ungkap Prabowo, Minggu (7/10/2018).

Hal itu disampaikan saat memberikan sambutan pada haul akbar KH Abdullah Syafi'ie ke-33 di Pesantren Al Quran KH Abdullah Syafi'ie Syafi'iyah, Pulo Air, Jalan Sukabumi-Cianjur, Kecamatan Sukalarang, Sukabumi, Jawa Barat.

Dia mengaku terjun politik tidak semata mencari kekuasaan. Mantan komandan jenderal Kopassus itu menjelaskan, dirinya tidak rela ketidakadilan masih berjalan terus di negeri tercintanya. 

"Saya masih di politik karena saya tidak rela banyak rakyat saya masih miskin. Saya masih di politik, karena saya tidak rela segelintir orang di Jakarta mencuri kekayaan rakyat," ujarnya tegas. 

Dia juga mengaku pernah diminta untuk tidak lagi berbicara keras. Namun, Prabowo merasa sulit. 

"Saya tidak mau saya sandiwara di depan rakyat saya. Saya tidak mau bicara yang normatif-normatif saja," kata Prabowo.