Minggu, 07 Oktober 2018 17:29 WITA

Jangan Khawatir! Ikan Hasil Laut di Daerah Gempa Aman Dikonsumsi

Penulis: Sartika Marzuki
Editor: Nur Hidayat Said
Jangan Khawatir! Ikan Hasil Laut di Daerah Gempa Aman Dikonsumsi
Ilustrasi.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Guru Besar Jurusan Perikanan Universitas Hasanuddin (Unhas), Ambo Tuwo, mengimbau agar masyarakat tidak perlu khawatir untuk mengonsumsi ikan yang berasal dari laut Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

Pasalnya meski berasal dari daerah bencana yang menyebabkan jatuhnya korban hingga ribuan jiwa, ikan dari laut sekitarnya layak dan aman untuk dikonsumsi manusia.

Penyataaan ini diungkapkan Ambo Tuwo, setelah menerima informasi bahwa banyak masyarakat Palu, Donggala, dan sekitarnya yang takut mengonsumsi ikan setelah dilanda gempa dan tsunami, Jumat (28/9/2018) lalu.

Sebagian warga khawatir, jika ikan di daerah itu tidak bisa dikonsumsi karena telah makan jasad manusia yang hanyut terbawa gelombang.

"Peluang (ikan makan jasad manusia) itu sangat kecil. Bahkan kemungkinannya tidak sampai 0,001 persen. Tidak mungkin juga ikan mau makan mayat utuh begitu. Karena tidak semua ikan memakan daging," ungkap Ambo Tuwo kepada Rakyatku.com, Minggu (7/10/2018).

Kalaupun memang ada ikan yang memakan serpihan daging dari jasad manusia, Ambo Tawo berani menjamin hal itu tidak akan membawa dampak buruk bagi kesehatan. Sebab, makanan yang masuk dalam tubuh ikan akan mengalami proses biologis.

"Kalau pun ikannya benar telah makan jenazah, tidak ada masalah. Karena benda apapun yang masuk dalam pencernaan ikan akan menjalani aliran energi atau siklus nutrien secara alamiah. Sehingga jangankan kotoran, penyakitpun bisa hancur dalam perut ikan,” jelasnya.

Masyarakat Palu, Donggala, dan sekitarnya yang ingin mengonsumsi ikan, tambah Ambo Tuwo, cukup membersihkan ikan dengan baik dan memastikan ikan tersebut dalam keadaan bersih saat dimasak.

Jika tetap belum yakin atau masih khawatir, masyarakat boleh memilih alternatif lain. "Makan ikan air tawar, ikan kering, atau ikan laut yang didatangkan dari luar Sulawesi Tengah," ujar Ambo Tuwo.

Di sisi lain, Ambo Tuwo juga meminta kepada masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi soal ikan yang belum tentu kebenaran.

"Tolong jangan buat warga Palu dan Donggala khawatir. Jangan lagi tambah beban mereka isu-isu yang tidak jelas. Apalagi kita tahu saat ini masih banyak korban bencana yang kekurangan makanan, jangan sampai karena menolak makan ikan. Warga di sana malah kelaparan," pungkasnya.