Sabtu, 06 Oktober 2018 16:36 WITA

Jalan Naik Menuju Tol Layang Pettarani Mulai Dikerja

Penulis: Wahyu Susanto S - Arfa Ramlan
Editor: Mulyadi Abdillah
Jalan Naik Menuju Tol Layang Pettarani Mulai Dikerja
PT Bosowa Marga Nusantara (BMN) memasang spanduk permohonan maaf atas penyempitan Jalan AP Pettarani, Makassar. Foto: Arfa Ramlan

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Pembangunan Tol Layang di Jalan AP Pettarani terus digenjot. Arus lalu lintas mengalami pelambatan akibat lajur dipersempit, utamanya menuju arah Fly Over. 

Penyempitan jalur tersebut dimulai dari depan Jalan Abubakar Lambogo (Ablam) hingga Jalan Sejiwa. Kemacetan pun kerap terjadi baik pada pagi, hingga malam hari.

Direkrut PT Bosowa Marga Nusantara, Anwar Toha mengungkapkan, jalur menuju arah Fly Over dipersempit untuk mempermudah pemasangan tiang penyangga jalan tol layang, khusus jalur menuju atas tol.

"Itu sudah masuk pekerjaan utama. Jadi itu sudah mulai jalan naik tol yang dikerjakan dengan memasang tiang penyangga. Start-nya nanti itu di jalan Gotong Royong, pas depan toko motor Kawasaki," kata Anwar Toha saat dikonfirmasi Rakyatku.com, Sabtu (6/10/2018).

Bukan hanya di situ saja. Nantinya akan ada dua jalur untuk menuju atas tol. Anwar menambahkan, nantinya rekayasa kembali dilakukan di depan Kantor Pos Jalan AP Pettarani atau sekitaran jalan Landak dengan mempersempit jalur.

"Di Ablam itu hanya tiang naik, kurang lebih 200 meter ke belakang baru startnya. Tapi ada dua yang akan tersedia untuk jalur naik, jadi satu lagi di daerah UNM, yang lewat landak. Di situ juga nanti ada start naik," jelasnya.

Jalan Naik Menuju Tol Layang Pettarani Mulai Dikerja

Sebenarnya kata Anwar, rencana rekayasa jalur tersebut lebih cepat dari perkiraan. Sebab pengeboran hendaknya lebih dulu dilakukan dibagian tengah jalan untuk memasang tiang penyangga tol.

Akan tetapi, pihak PDAM belum merampungkan pemasangan pipa bawah tanah yang rencananya dipasang di sebelah kiri. 

"Jadi ada itu pipa hitam disebelah kiri, itu belum rampung. Dua atau tiga bulan baru rampung. Kalau sudah rampung penanaman pipa, baru kita bor lagi yang ditengah. Artinya rekayasa jalur kembali dirubah," papar Anwar.

Anwar lalu meminta terhadap masyarakat khususnya pengguna jalan agar bisa memaklumi kondisi tersebut. Namun pihaknya berjanji bakal segera merampungkan proyek tersebut sesuai target yang ditetapkan.

"Insya Allah kami akan rampungkan karena target pembangunan jalan tol layang hanya 22 bulan. Kalau tidak ada halangan, Februari 2020 sudah selesai. Jadi minta maaf ini kepada masyarakat. Saya harap bisa memaklumi," harapnya.