Sabtu, 06 Oktober 2018 14:07 WITA

Di Sekolah, Anak-anak Lama Menunggu Jemputan, Ternyata Ibu Cantik Ini Tewas Ditikam

Editor: Aswad Syam
Di Sekolah, Anak-anak Lama Menunggu Jemputan, Ternyata Ibu Cantik Ini Tewas Ditikam
Avan Najmadeen

RAKYATKU.COM, INGGRIS - Keempat anak itu gelisah. Sesekali melihat ke arah jam tangannya. Mereka berusia antara empat hingga 11 tahun.

Si kakak bangkit dari tempat duduk. Dia melihat jauh ke ujung. Berharap ibunya datang. 

Sayang, ibunya tak akan pernah datang. Pasalnya, saat yang sama dia terbaring kaku. Luka tikam di tubuhnya mengakhiri hidupnya.

Investigasi pembunuhan telah diluncurkan, setelah tubuh Avan Najmadeen (32), ditemukan di rumah yang ia tinggali bersama keempat putranya di Fenton. Bedah mayat mengungkapkan, dia meninggal akibat luka tusuk majemuk. 

Anak-anaknya terus menunggu di sekolah hingga petang hari. Itu mendorong pihak sekolah kemudian mencurigai ada yang terjadi dengan Najmadeen. Polisi pun menemukan Najmadeen sudah menjadi mayat.

Sejauh ini, tiga orang telah ditangkap, karena dicurigai atas pembunuhannya. 

Kepolisian Staffordshire mengatakan, dua pria dari Wigan dan Liverpool, keduanya berusia 33 tahun, telah ditahan dan Magistrates, juga memberi detektif 36 jam lebih untuk menahan seorang pria berusia 35 tahun dari Wigan, yang ditangkap pada hari Rabu. 

Setidaknya 13 mobil polisi, ambulans dan mobil pemadam kebakaran, bergegas ke tempat kejadian sekitar jam 5 sore pada hari Senin, sebelum penjagaan ditetapkan. 

Kolega darurat lainnya dari tim bahaya, juga telah menghadiri TKP, setelah penemuan bahan kimia yang tidak diketahui. Meskipun ini kemudian dikonfirmasikan sebagai terpentin, yang berasal dari resin pohon. 

Tubuh Najmadeen diangkut petugas mengenakan pakaian forensik putih, sekitar pukul 7 malam pada hari Selasa. 

Petugas Investigasi Senior, Detektif Inspektur Victoria Downing, dari departemen kepolisian besar dan terorganisir Kepolisian Staffordshire, mengatakan: "Pertanyaan tentang kematian tragis Najmadeen terus berlanjut, dan kami sangat meminta bantuan bagi pengemudi yang mungkin memiliki rekaman dashcam dari sekitar Glebedale Road pada hari Senin 1 Oktober antara 9 pagi dan 4 sore, untuk menghubungi kami."

Downing menambahkan: "Avan pernah tinggal di Fenton Road bersama keempat anaknya, dan kami ingin sekali mendengar dari siapa pun yang mungkin telah melihatnya, atau mengetahui gerakannya selama akhir pekan 28-30 September, sebelum dia ditemukan pada Senin sore." 

Investigasi forensik sedang berlangsung di tempat kejadian, dan petugas terus melakukan penyelidikan dengan patroli dari pintu ke pintu, menawarkan jaminan keamanan.