Sabtu, 06 Oktober 2018 08:43 WITA

Anak Korban Gempa dan Tsunami Palu dan Donggala Bebas Pilih Sekolah

Penulis: Azwar Basir
Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Anak Korban Gempa dan Tsunami Palu dan Donggala Bebas Pilih Sekolah
Muhadjir Effendy. Ist

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy menegaskan bahwa anak korban bencana gempa dan tsunami Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, wajib melanjutkan sekolahnya. 

Untuk itu, Muhadjir Effendy memberikan kebebasan kepada anak-anak yang berstatus pengungsi dari Palu, Donggala dan sekitarnya untuk bebas memilih sekolah yang diminatinya. 

"Anak-anak ini bisa sekolah dimana saja, bisa di Jakarta di Makassar pokoknya dimana saja selama masih dalam wilayah Indonesia," tegas Muhadjir Effendy. 

Tidak hanya sekolah negeri yang harus menampung anak-anak pengungsi dari Palu dan Donggala, sebagian sekolah swasta juga sudah menyatakan siap menampung anak-anak korban bencana gempa dan tsunami tersebut. 

loading...

"Sekolah swasta seperti sekolah Muhammadiyah sudah menyatakan untuk menampung siswa-siswi yang berasal dari daerah bencana. Bahkan jika ada mau sekolah di luar negeri juga bisa harus diterima," jelasnya. 

Khusus anak-anak pengungsi yang ada di Makassar, jika daya tampung sekolah sudah penuh maka tidak harus di Makassar disekolahkan, katanya, mereka bisa dibawa ke daerah sekitar Makasssar yang masih belum penuh.

"Jadi intinya mereka harus tetap sekolah dan semua sekolah harus siap menerima anak-anak pengungsi yang  berstatus pengungsi," tutupnya. 

Loading...
Loading...