Sabtu, 06 Oktober 2018 06:15 WITA

Dishub Makassar Punya 400 Petugas Lapangan, Kenapa Pak Ogah Masih Banyak?

Penulis: Sutrisno Zulkifli
Editor: Nur Hidayat Said
Dishub Makassar Punya 400 Petugas Lapangan, Kenapa Pak Ogah Masih Banyak?

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Dinas Perhubungan Kota Makassar mengklaim memiliki 400 petugas lapangan putaran untuk putar balik kendaraan (u-turn), yang kerap "dihuni" Pak Ogah.

Hal itu diakui oleh Sekretaris Dishub Kota Makassar, Taufik Palaguna, dalam diskusi yang digelar di Kopi Alps, Jalan Ratulangi, pada Jumat (5/10/2018).

Lantas, kenapa Pak Ogah masih banyak berkeliaran?

Menurut Sekretaris Dishub Makassar, Taufik Jaya Palaguna, di tiap u-turn, pihaknya menugaskan tiga orang, dengan sistem berjadwal.

"Kami juga terbatas. Meski kami punya petugas sebanyak 400-an orang, tapi untuk menutupi semua itu kan tidak cukup. Selain itu, kan tidak semua petugas bertugas di u-turn. Kalau yang bertugas di u-turn itu kan paling sering cuma di Jalan Hertasning, Jalan Alauddin, Jalan AP Pettarani, dan Jalan Urip Sumoharjo," jelas Taufik.

"Apalagi, petugas lapangan kita kan tidak mungkin dari jam 7 pagi sampai jam 6 sore. Itu nonsens. Berdasarkan SOP kami, jadwal bertugas kami itu jam 7 sampai jam 9 pagi, terus sorenya mulai jam 4 sampai jam 6 sore," terang Taufik.

Kalau siang hari, lanjut Taufik, para petugas lapangan tersebut kembali ke kantor.

Akan tetapi, ia tetap mengkalim, keberadaan petugasnya di lapangan, cukup membantu untuk mengurangi Pak Ogah yang disebutnya kerap membahayakan pengguna jalan.

"Karena kalau kita (petugas) ada di situ (u-turn), tidak ada mereka (Pak Ogah). Itu terus kita lakukan untuk maksimalkan tugas kita untuk tetap menjaga kelancaran arus lalu lintas," pungkasnya.