Rabu, 03 Oktober 2018 12:41 WITA

Pengantar Pizza Gagalkan Penculikan, Dia Baca Gerak Bibir Tuan Rumah, "Help Me"

Editor: Aswad Syam
Pengantar Pizza Gagalkan Penculikan, Dia Baca Gerak Bibir Tuan Rumah,
Dean Hoffman

RAKYATKU.COM, WISCONSIN - Joey Grundl memarkir kendaraan pengantar pizzanya, di depan sebuah rumah di Waldo, Wisconsin, Kamis (27/9/2018).

Dia lalu mengambil pesanan pizza di kap belakang. Lalu berjalan ke depan pintu sebuah rumah. 

Sejenak dia mencocokkan alamat di pizza dengan nomor rumah itu. Pas, alamatnya sama. Joey lalu membunyikan bel.

Tak ada sahutan. Joey kembali menekan bel. Agak lama, baru pintu terbuka. Seorang perempuan berdiri di pintu. Wajahnya lebam. Tatapannya ketakutan. Di belakangnya, seorang pria berambut putih berdiri. Janggut panjangnya juga putih. Tatapannya tajam.

"Bu...Ini titipan pizzanya," ujar Joey dengan gelagapan, berusaha memecah situasi yang kikuk. Wanita itu terus menatapnya. Bola matanya bergerak-gerak, seakan memberi isyarat.

"Tolong, tanda tangani di sini bu," ujar Joey mengulurkan pulpen.

Wanita itu menandatangani dan meraih pizzanya. Sekali lagi dia menatap, dan Joey melihat gerak bibirnya. "Help me," demikian Joey membaca gerak bibir wanita itu.

Usai mengambil pizza, pria itu buru-buru menutup pintu. Joey kemudian ke mobilnya. Dia menyadari, wanita itu dalam kesulitan.

Kurir Pizza Domino's itu pun lalu menghubungi polisi. 

Loading...

"Aku petugas dari bagian pengiriman pizza," kata Grundl kepada polisi. “Ada pasangan setengah baya memesan pizza. Wanita itu tampaknya sedang dalam kesulitan," ujarnya.

Polisi menanggapi laporan itu, mendatangi rumah yang dimaksud. Pria berambut putih itu, berusaha menghalangi wanita itu membuka pintu. Namun, petugas merangsek masuk dan segera menangkap pria yang belakang diketahui bernama Dean Hoffman. 

Kepada petugas, wanita itu mengaku Hoffman adalah mantan suaminya. Mereka kemudian berpisah. Namun, Hoffman tidak terima. Dia lalu masuk ke rumah mantan istrinya dan mulai memukulinya. Sebelum Hoffman datang, wanita itu telah memesan pizza. Korban lalu mengirim pesan SOS ke kurir pizza.

Menurut korban, dia sempat menendang selangkangan Hoffman dan berniat melarikan diri. Namun, Hoffman meninju wajahnya.

Hoffman kemudian mengikat tangan dan kaki korban, menggunakan kabel listrik. Dia lalu meyakinkan wanita itu agar kembali kepadanya.

Hoffman kemudian melepaskan ikatan korban setelah setengah jam, tetapi menolak untuk membiarkannya meninggalkan tempat tinggal.

Kepada petugas, korban yakin Hoffman akan membunuhnya malam itu.

Hoffman ditangkap atas berbagai tuduhan. Termasuk penculikan, pemenjaraan palsu, pencekikan, dan mati lemas.

Loading...
Loading...