Senin, 01 Oktober 2018 19:54 WITA

Heboh Video Mesum di UIN Bandung, Pemerannya Senior vs Mahasiswi Baru

Editor: Mulyadi Abdillah
Heboh Video Mesum di UIN Bandung, Pemerannya Senior vs Mahasiswi Baru
Screen shoot

RAKYATKU.COM - Warganet kembali heboh dengan peredaran sebuah video mesum sepasang sejoli, pada Senin (1/10/2018).

Rekaman video itu berdurasi 10 detik. Keduanya bersetubuh di atas lantai semen meski masih memakai baju lengkap. Sang pria mengenakan kemeja berwarna gelap sedangkan perempuan menggunakan warna cokelat muda.

Kuat dugaan, adegan mesum dilakukan di kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati (SGD), Kota Bandung, Jawa Barat.

Kepala Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN SGD Bandung, Jaenudin mengakui pemeran dalam video yang viral di medsos itu adalah mahasiswanya. Pemeran pria dalam video itu mengakui perbuatannya.

"Jadi video itu merupakan perbuatan asusila di antara mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung," ujar Jaenudin dikutip dari detikcom, Senin (1/10/2018).

Jaenudin mengatakan, pemeran laki-laki merupakan mahasiswa semester 5 jurusan Sejarah Peradaban Islam (SPI) Fakultas Adab dan Humaniora, sementara pemeran wanita merupakan mahasiswi baru.

"Pemeran prianya sudah dipanggil oleh pihak fakultas dan sudah mengakui kalau dalam video itu dia. Sementara yang perempuan belum. Kita juga masih menunggu dari pihak Fakultas kapan mau dihadapkan kepada tim yang dipimpin wakil rektor 3," kata dia.

Berdasarkan pengakuan sementara dan informasi yang diperoleh oleh Jaenudin, perbuatan mesum itu terjadi di lingkungan kampus. Untuk waktunya, dia menyebut perbuatan itu dilakukan pada hari Minggu (30/9) kemarin sore sekitar pukul 16.00 WIB.

"Hanya ini persoalannya kejadian hari minggu, kurang lebih jam 4 sore. Untuk hari minggu UKM dan HMJ ada kegiatan, tapi perkuliahan tidak ada. Yang bersangkutan kemarin ada di kampus kabarnya ada kegiatan akademis. Tapi apakah betul atau tidak kita sedang pendalaman," ucapnya.

Pihak kampus mengaku kecolongan dengan adanya insiden tersebut. "Yang jelas ini terjadi dan pihak kampus serta pimpinan sangat terpukul karena video ini viral di mana-mana," demikian Jaenudin.