Sabtu, 29 September 2018 22:42 WITA

Kepala Basarnas Ungkap Kendala Evakuasi Korban Bencana di Palu

Penulis: Syukur
Editor: Adil Patawai Anar
Kepala Basarnas Ungkap Kendala Evakuasi Korban Bencana di Palu

RAKYATKU.COM - Tim Sar yang diturunkan ke Palu pasca terjadinya musibah gempa dan Tsunami membutuhkan alat berat. Hal tersebut seperti disampaikan Kepala Basarnas RI, Marsekal Madya TNI Muhammad Syaugi, Kepala Basarnas RI mengatakan, saat ini pihaknya membutuhkan alat berat pasca gempa dan Tsunami di Sulawesi Tengah. 

"Bangunan runtuh yang cukup besar sehingga kesulitan kita kalau hanya menggunakan tenaga manusia. Jadi sangat dibutuhkan alat berat," ungkap Syaugi saat sampai di Galaktila Lanud Hasanuddin, Sabtu (29/9/2018).

Syaugi menjelaskan, timnya saat ini tersebar di Kota Palu, Donggala dan Sigi.

"Sejak tadi malam telah diberangkatkan kapal dari Balikpapan, Banjarmasin, Makassar, Kendari, Gorontalo untuk ke Palu. Karena dari tadi malam bandara ditutup baru sekarang bisa tapi saya tidak mau gembling," tambahnya.

Syaugi menyebut, saat ini korban meninggal dunia di Donggala dan kota Palu mencapai 384. Data itu disebutkan berdasarkan temuan di lapangan kemudian dikoordinasikan dalam rapat bersama Menkopolhukam Wiranto di Jakarta sebelumnya.

loading...

"Itu data terakhir yang saat ini masih di tampung ada di rumah sakit Bhayangkara, Palu dan sebagian lagi sementara kita cari," jelasnya.

Mereka yang bertugas menurut Syagu dilengkapi dengan sejumlah peralatan medis dan teknis lainnya. Sementara untuk jalur bandara disebutkan, hanya difungsikan untuk pemberangkatan darurat. 

"Jadi sekarang sudah bisa. Kita juga tidak bisa gegabah jadi untuk personel dan penambahan kekuatan upaya penyelamatan pencarian dan evakuasi saya sudah perintahkan untuk di maksimalkan," ungkapnya. 

Loading...
Loading...