Jumat, 28 September 2018 12:27 WITA

Pertemuan IMF-Bank Dunia, Pemerintah Indonesia Akan Sodorkan 6 Proyek Strategis

Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
Pertemuan IMF-Bank Dunia, Pemerintah Indonesia Akan Sodorkan 6 Proyek Strategis

RAKYATKU.COM - Pemerintah Republik Indonesia akan menyodorkan proyek-proyek strategis, dalam pertemuan International Monetary Fund (IMF) dan Bank Dunia Oktober nanti di Bali. 

Setidaknya, ada enam proyek strategis yang akan disodorkan pemerintah Indonesia pada pertemuan yang bakal dihadiri petinggi dunia tersebut. 

Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi mengatakan, keenam proyek itu terdiri dari tiga proyek kereta layang (elevated) atau LRT, dua proyek bandara, dan satu proyek pelabuhan.  

Proyek LRT itu untuk tiga kota besar yakni Bandung, Surabaya, dan Medan. 

"Nilai untuk satu proyeknya sekitar Rp5 triliun-Rp10 triliun," katanya yang dikutip dari Kontan.

Sementara proyek bandara yakni proyek perluasan di bandara Kualanamu, Medan dan Praya Lombok. Masing-masing proyek bandara tersebut membutuhkan nilai investasi Rp3 triliun hingga Rp6 triliun.

"Kemudian proyek pelabuhan Kuala Tanjung, Sumatra Utara nilai investasinya bisa Rp3 triliun-Rp5 triliun," tambah Budi. 
Menurutnya, Pemerintah Indonesia tidak memiliki target negara mana yang akan digaet.

"Kami menawarkan ke semuanya, karena nanti kami presentasi di sana," katanya. 

Proyek-proyek tersebut ditawarkan lantaran termasuk proyek strategis yang membutuhkan kerjasama dengan asing sebagai operator.