Kamis, 27 September 2018 18:26 WITA

Dorong Kepesertaan BPJS-TK di Sulsel, Dewan Pengawas Temui NA

Penulis: Nur Izzati
Editor: Nur Hidayat Said
Dorong Kepesertaan BPJS-TK di Sulsel, Dewan Pengawas Temui NA
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah (NA), menerima kunjungan manajemen BPJS Ketenagakerjaan di ruang kerja gubernur, Kamis (27/9/2018).

Pertemuan tersebut dilakukan guna membahas sinergitas program antara Pemprov dan BPJS. Termasuk, upaya peningkatan jumlah kepesertaan, serta pembangunan Bangun Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kawasan Center Point of Indonesia (CPI).

"Semoga menguntungkan kedua belah pihak," kata Nurdin Abdullah.

NA juga akan menyosialisasikan kepada masyarakat ketika berkunjung ke daerah kabupaten/kota agar partisipasi peserta meningkat. Dari total 3,598,663 angkatan kerja di Sulsel, tercatat 675,688 jadi anggota BPJS-TK atau baru sekitar 18,78 persen.

Sementara itu, anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Syafri Adnan mengaku, pihaknya akan mengenjot kepesertaan dan akan besinergi dengan program yang ada. Sehingga tujuan didirikannya BPJS-TK menciptakan masyarakat adil dan sejahtera bisa terealisasi.

Loading...

"Tugasnya adalah untuk mendukung apa yang kita cita-citakan, yakni masyarakat adil dan sejahtera melalui pada tenaga kerja kita. Jadi kita inginkan setiap kali Bapak Gubernur ke daerah-daerah digaungkan supaya semakin banyak orang menjadi peserta," tuturnya.

Syafri menekankan BPJS TK tidak seperti kebutuhan akan layanan BPJS Kesehatan. "Karena kalau dia sakit, perlu segera, kalau BPJS Ketenagakerjaan kan kita belum tau kapan kita ambil manfaatnya, tetapi sebenarnya perlu preventif," ujarnya.

"Misalnya, cacat sampai selesai cacatnya, dia kembali kerja, seluruh prosesnya kita biaya, dia tidak berhenti diberikan gaji, kita kasihkan gaji, lebih banyak manfaatnya," sambungnya.

Sementara, RTH yang dihadirkan adalah upaya dalam rangka mendekatkan pada masyarakat. "Di Indonesia ada empat, salah satunya di Sulsel, karena sebagai pintu gerbang  kawasan timur Indonesia," pungkasnya.

Loading...
Loading...