Selasa, 25 September 2018 16:51 WITA

Akhirnya Terungkap, Ini Penyebab Habib Rizieq Tak Bisa Pulang ke Indonesia

Editor: Abu Asyraf
Akhirnya Terungkap, Ini Penyebab Habib Rizieq Tak Bisa Pulang ke Indonesia
Kapolri Tito Karnavian dan Habib Rizieq Syihab dalam sebuah kesempatan beberapa waktu lalu.

RAKYATKU.COM - Tanda tanya sulitnya Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab pulang ke Indonesia, akhirnya terjawab. Walau kasusnya sudah di-SP3-kan, secara diam-diam, ruang geraknya dibatasi.

Hal itu terungkap saat tim advokasi GNPF-Ulama mengadukan kasus tersebut kepada pimpinan DPR RI, Selasa (25/9/2018). Tim advokasi GNPF-Ulama antara lain Munarman, Ustaz Nasrullah Nasution, Ustaz Ahmad Michdan, Ustaz Damai Hari Lubis, dan Ustaz Ali Alatas diterima Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon.

Habib Rizieq tinggal di Arab Saudi sejak pertengahan 2017. Ustaz Nasrullah Nasution menjelaskan, awalnya Habib Rizieq Shihab tidak mendapat masalah. "Beliau tinggal di sana secara legal dan selama ini tidak mengalami permasalahan berarti," katanya.

Belakangan, ruang geraknya mulai dipersempit. Dia mulai sulit bergerak. Dia bahkan dilarang berangkat ke Malaysia untuk menyelesaikan pendidikan doktoralnya.

"Habib Rizieq dicegah. Tidak boleh keluar dari Arab Saudi. Sementara anggota keluarga beliau yang lain tidak ada masalah," urai Nasrullah.

Dia mengatakan, jika memang Habib Rizieq melakukan pelanggaran di Arab Saudi tentu sudah dideportasi. Kenyataannya, dia aman-aman saja.

Akhirnya Terungkap, Ini Penyebab Habib Rizieq Tak Bisa Pulang ke Indonesia

"Kami curiga ada pihak-pihak yang mencegah beliau untuk datang ke Indonesia. Padahal sebagai warga negara Indonesia harus mendapat perlindungan, baik di dalam maupun di luar negeri. Harusnya negara memberikan advokasi," lanjutnya.

Makanya, tim advokasi GNPF-Ulama meminta pimpinan DPR RI agar segera memanggil Menteri Luar Negeri, kepala BIN, dan Kapolri untuk mengklarifikasi dugaan intimidasi terhadap Habib Rizieq tersebut.

Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Fadli Zon berjanji segera menindaklanjuti laporan itu. Dia mengaku akan memanggil Menlu, kepala BIN, kepala Polri, dan pihak terkait lainnya.

"Habib Rizieq adalah tokoh penting di Indonesia dalam beberapa tahun belakangan di Indonesia maupun di Arab Saudi. Saya, Kapolri, dan kepala BIN juga sudah bertemu beberapa kali di sana dengan Habib Rizieq," kata Fadli Zon.