Selasa, 25 September 2018 16:52 WITA

Soal Video 'Potong Bebek Angsa', Fadli Zon Dilaporkan ke Polisi

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Soal Video 'Potong Bebek Angsa', Fadli Zon Dilaporkan ke Polisi
Rian Ernes.

RAKYATKU.COM - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) resmi melaporkan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon ke Badan Reserse Kriminal Polri atas unggahan video 'Potong Bebek Angsa PKI'.

"Hari ini saya, Rian Ernest, kader dari PSI, datang ingin melaporkan Saudara Fadli Zon yang merupakan Wakil Ketua DPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Gerindra," ujar Rian di Gedung Bareskrim Polri, Selasa (25/9/2018).

Rian datang membawa barang bukti berupa screen capture dari akun Twitter Fadli Zon dan juga rekaman video 'Potong Bebek Angsa PKI' dalam bentuk flash disk. 

Sebelum membuat laporan tersebut, Rian mengaku sudah meminta Fadli untuk melakukan klarifikasi, namun Fadli bersikukuh bahwa lagu "pelesetan" itu adalah bentuk kreativitas. 

"Ada beberapa pasal (yang dilaporkan), misalnya UU ITE ada, UU Pemilu soal black campaign juga ada. Jadi ini sebenarnya lebih ke soal black campaign ya, sebenarnya unsur hoax-nya memang. Jadi menyebarkan kabar yang tidak jelas, belum tentu benar dan menciptakan potensi keonaran. Ini di UU kita sudah diatur sebenarnya ada batasnya," bebernya dikutib Viva.

Rian menambahkan, dengan dibuatnya laporan ini, diharapkan akan memberikan efek jera sehingga tak lagi terjadi pada kemudian hari.  

"Dalam video tersebut ada lirik-lirik yang menurut saya itu berpotensi untuk membuat keresahan, menaikkan tensi di masyarakat, membuat keonaran dan menciptakan rasa tidak percaya kepada pemerintah," jelas Rian.

"Jadi karena ini berpotensi mengganggu stabilitas politik dan ini kan juga tahun politik, kita semua tahu bisa menggunakan nalar kita untuk menangkap pesan ini tentu terkait dengan kontestasi pilpres di April tahun depan," tambahnya.