Selasa, 25 September 2018 16:28 WITA

Gubernur Resmikan Rest Area di Bantaeng Senilai Rp9 Miliar, Ini Fasilitasnya

Editor: Mulyadi Abdillah
Gubernur Resmikan Rest Area di Bantaeng Senilai Rp9 Miliar, Ini Fasilitasnya
Gubernur Sulawesi Selatan, H M Nurdin Abdullah meresmikan Rest Area Butta Toa Kabupaten Bantaeng di Desa Bonto Jai, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng, Selasa (25/9/2018). 

RAKYATKU.COM, BANTAENG - Gubernur Sulawesi Selatan, H M Nurdin Abdullah meresmikan Rest Area Butta Toa Kabupaten Bantaeng di Desa Bonto Jai, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng, Selasa (25/9/2018). 

Proyek pembangunan rest area yang berada di perbatasan Kabupaten Jeneponto-Bantaeng itu menelan anggaran sebesar Rp9,75 miliar. Apa saja fasilitasnya?

Di dalamnya ada minimarket, musalla, rest room, pujasera, klinik, tempat wudhu dan bangunan induk seluas 720 m2.

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah memaparkan, ide awal pembangunan rest area tersebut karena truk-truk kerap mangkal di sekitar lokasi itu. Apalagi lokasi rest area ini berimpit langsung dengan Sungai Tino yang jadi garis pembatas antara Kabupaten Jeneponto dan Kabupaten Bantaeng.

Melihat maraknya warga luar Bantaeng yang mampir beristirahat saat ingin melintas Kota Bantaeng, Nurdin Abdullah yang saat itu masih Bupati Bantaeng berniat membangun rest area. Alhasil terwujud hingga akhir masa  jabatannya di tahun 2018.

Mantan Bupati Bantaeng dua periode ini pun mengimbau, agar jangan ada pungutan parkir di rest area ini. "Tidak ada satupun rest area di dunia ini ada pungutan parkir. Semua itu untuk mendorong pelayanan untuk daya tarik orang bisa masuk ke Bantaeng,"  ungkapnya.

Penjabat Bupati Bantaeng, H Ashari Fakhsirie Radjamilo (AFR) mengaku, kehadiran rest area ini sebagai model pengembangan yang mereplika Kabupaten Bantaeng.

"Saya selalu sampaikan di setiap kunjungan saya bahwa masa depan Sulsel ada di Kabupaten Bantaeng karena disini sudah hadir segala infrastruktur dan mungkin tidak dimiliki daerah lain," bebernya.