Jumat, 21 September 2018 10:22 WITA

Tolak Jadi Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin, Ini Alasan Khofifah

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Tolak Jadi Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin, Ini Alasan Khofifah
Joko Widodo dan Khofifah Indar Parawansa.

RAKYATKU.COM - Gubernur Jatim terpilih, Khofifah Indar Parawansa menolak dijadikan Dewan Penasihat tim kampanye daerah (TKD) pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.

Menurut Khofifah, perannya untuk pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin akan kurang efektif jika dirinya masuk di TKD Jatim. Dia justru ingin mengoptimalkan jaringan yang dia bangun di skala nasional.

"Saya sebetulnya ingin lebih fokus pada jaringan kiai santri saja. Saya sudah mengkomunikasikan dengan teman-teman tidak hanya di Jawa Timur, tapi teman-teman terutama dari 9 provinsi yang basis votersnya (pemilihnya) signifikan. Rasanya kami akan membangun komunikasi ala kami, begitu," kata Khofifah.

Khofifah menegaskan, untuk membantu memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019, dirinya akan masuk di tim jaringan santri nasional. Mantan Menteri Sosial ini menilai, dengan masuk ke dalam tim tersebut, dirinya akan lebih felksibel membangun komunikasi dengan banyak kelompok.

Terlebih lagi, lanjut Khofifah, saat ini dirinya juga masih menjabat Ketum PP Muslimat yang notabene Badan Otonom (Banom) yang sangat strategis di NU.

Loading...

"Jadi, lebih baik saya tidak pada posisi regional (Jatim). Jaringan yang bisa kami maksimalkan tentu tak hanya Jawa Timur. Perlu dipahami kalau saya dikonfirmasi, saya tidak perlu masuk karena ini kan jaringan regional. Saya merasa akan lebih efektif kalau masuk jaringan nasional, yakni jaringan kiai santri nasional," bebernya dilansir Detikcom.

Khofifah mengaku sudah menyampaikan keinginannya untuk tak masuk di TKD Jatim sejak jauh-jauh hari. "Saya sudah bertemu dengan Pak Jokowo dan Kiai Ma'ruf setelah mendaftar ke KPU dan kepada tim saya menyampaikan tolong saya tidak usah dimasukkan (TKD Jatim)," bebernya.

Dalam Lampiran Surat Keputusan No 016-A/KPTS/TKN-JKWMA/IX/2018, ada beberapa nama tokoh besar yang masuk dalam susunan TKD Jatim pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin.

Salah satunya sosok Gubernur Terpilih Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan wakilnya Emil Elestianto Dardak pun juga masuk di dalam tim. Sebelumnya, nama Khofifah dan Emil tak masuk dalam susunan tim.

Loading...
Loading...