Jumat, 21 September 2018 06:00 WITA

Bank Dunia Ingin Hapus Kemiskinan di 2030, Begini Sarannya

Editor: Eka Nugraha
Bank Dunia Ingin Hapus Kemiskinan di 2030, Begini Sarannya
Ilustrasi

RAKYATKU.COM --- Bank dunia merilis turunnya angka kemiskinan hampir di seluruh dunia tahun ini. Tetapi, upaya untuk memberantas kemiskinan rupanya sulit terwujud pada 2030. 

Dari laporan yang dirilis itu, manusia yang hidup di bawah USD1,90 (Sekitar Rp30 ribu) per hari terus berkurang. Jumlahnya mencapai 7736 juta pada 2015. Kemajuan ini meningkat 11 persen di banding 2013 lalu. Memang kemajuan ini berjalan lambat. Tetapi sudah ada perbaikan yang dilakukan. 

“Selama 25 tahun terakhir lebih dari satu miliar orang berhasil mengangkat dirinya keluar dari kemiskinan luar biasa,” kata Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim melalui rilisnya.

Dia menyebut, jika dunia ingin melenyapkan kemiskinan pada 2030, dia menyarankan agar negara-negara besar melakukan investasi. Investasi itu disebutnya dengan modal manusia. 

"Guna membantu meningkatkan pertumbuhan yang menyeluruh, maka kita perlu menjangkau mereka yang masih tertinggal miskin. Bagi kemaslahatan mereka, kita tidak boleh gagal” ujar Jim Yong Kim.

Loading...

Hampir seluruh negara di dunia berhasil menurunkan angka kemiskinan mereka. Hal itu berbeda dengan Timur Tengah dan Afrika utara. Terjadi perang saudara di negara-negara ini yang menyebabkan angka kemiskinan sulit turun. 

Konsentrasi tertinggi kemiskinan luar biasa masih tetap di sub Sahara Afrika. Jumlahnya 41,1 persen atau turun dari tadinya 42,5 persen. Kemajuan terbesar dicapai di Asia Selatan dengan tingkat kemiskinan turun dari 16,2 persen, menjadi 12,4 persen.

Kurang lebih separoh dari jumlah negara di dunia kini mempunyai kemiskinan luar biasa kurang dari 3 persen yang menjadi sasaran pada 2030. Namun, laporan itu mengatakan sasaran tersebut tipis kemungkinan bisa dicapai.

Loading...
Loading...