Kamis, 20 September 2018 05:00 WITA

Makassar Raih Penghargaan United Nation Public Service Award PBB 

Penulis: Sutrisno Zulkifli
Editor: Abu Asyraf
Makassar Raih Penghargaan United Nation Public Service Award PBB 
Menpan-RB Syafruddin menyerahkan penghargaan United Nation Public Service Award PBB kepada Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, Rabu malam (19/9/2018).

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto tak henti-hentinya mengharumkan Makassar di pentas dunia. 

Kali ini, Makassar salah satu kota mewakili Indonesia menerima penghargaan United Nation Public Service Award PBB.

Program Lorong Sehat (Longset) yang dicetuskan pria berkacamata ini terpilih sebagai top 99 inovasi dari seluruh inovasi yang ada di Indonesia.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung Menteri Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan RB), Syafruddin di Hotel Shangri La Surabaya, Rabu malam (19/9/2018).

Kata Danny, penghargaan yang diterima oleh Makassar menunjukkan pemerintahan yang dipimpinnya menjadi perhatian pemerintah pusat, bahkan dunia terhadap program-program inovasi yang memang ditujukan kepala pelayanan masyarakat.

Termasuk program inovasi lorong sehat yang dinilai pusat sebagai program top 99 inovasi bersama inovasi-inovasi yang ada di seluruh Indonesia.

"Alhamdulillah malam ini Makassar yakni Longset, Lorong Sehat Makassar untuk kesekian kalinya meraih penghargaan," ungkap Danny Pomanto dalam rilis yang diterima Rakyatku.com.

Ia mengatakan, penghargaan ini sekali lagi membuktikan bahwa Makassar dan seluruh program yang ada telah berjalan “on the right track” dan bermanfaat bagi masyarakat Kota Makassar.

"Semoga penghargaan ini menjadikan Makassar dua kali tambah baik dalam inovasi dan dalam pelayanan publik bagi masyarakat," cetusnya.

Sementara, Menpan-RB, Syafruddin mengatakan, upaya percepatan pembangunan nasional dibutuhkan gagasan dan stabilitas ekonomi yang kuat. Artinya, pilar ekonomi di daerah juga harus kuat.

"Ada dua hal perkuatan ekonomi di daerah, masuknya investasi di daerah dan ekonomi yang sehat. Bertopang pada kemudahan untuk berinvestasi dan berusaha, oleh karena itu dibutuhkan pelayanan publik yang semakin mudah dan tidak berbelit-belit," katanya

"Pada akhirnya, salah satu terobosan yakni menghadirkan Mal Pelayanan Publik di setiap daerah," tambahnya.

Syafruddin memberikan selamat kepada pemerintah yang berhasil mendapat penghargaan pelayanan publik dan berharap bisa lebih meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Semoga terus meningkatkan semangat dan motivasi untuk memberikan pelayanan terbaik dan lebih baik lagi. Bagi yang belum dapat, harus lebih belajar dan meningkatkan kualitas dengan terus berinovasi," harapnya.