Kamis, 20 September 2018 03:00 WITA

Bangun Tiga Irigasi, Bupati Gowa: Bisa Airi Sawah 734 Hektare

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Abu Asyraf
Bangun Tiga Irigasi, Bupati Gowa: Bisa Airi Sawah 734 Hektare
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan bersama kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Gowa meninjau langsung tiga irigasi di dua kecamatan, Rabu (19/9/2018).

RAKYATKU.COM,GOWA - Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan bersama kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Gowa meninjau langsung tiga irigasi di dua kecamatan, Rabu (19/9/2018). 

Dua irigasi di antaranya berlokasi di Kecamatan Bontonompo. Satu lainnya di Kecamatan Pallangga. 

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengatakan, dua saluran irigasi yang berada di Kecamatan Bontonompo, yakni saluran sekunder Bontolangkasa yang berada di Kelurahan Tamalayang, dan saluran irigasi sekunder Borong Boddi di Desa Bonto Biraeng Utara, Kecamatan Tinggimoncong, itu mampu mengairi sawah seluas 734 hektare.

"Kalau total saluran yang di Bontonompo itu 13.600 meter, dan yang sudah dikerja 498 meter. Mampu mengairi total sawah seluas 734 hektare," rinci Adnan.

Sementara untuk saluran sekunder Lonrong yang berada di Desa Bontoramba, Kecamatan Pallangga, dibangun sepanjang empat kilometer dan mampu mengairi 505 hektare sawah di empat desa. Tiga di Pallangga dan satu di Kecamatan Bajeng. Pembangunan saluran irigasi di dua kecamatan ini ditargetkan rampung pada akhir Oktober.

"Mudah-mudahan pada awal November sudah bisa mengaliri seluruh sawah yang ada di empat desa tersebut," harap Adnan.

Bangun Tiga Irigasi, Bupati Gowa: Bisa Airi Sawah 734 Hektare

Terkait lokasi pembangunan saluran irigasi, Adnan mengaku baru pertama kali pembangunan irigasi dibangun khususnya di wilayah Pallangga. Diharapkan dengan adanya saluran irigasi ini mampu meningkatkan kualitas pertanian di Kabupaten Gowa. 

Terkait anggaran, megaproyek dari Kementerian PUPR ini menghabiskan anggaran sebanyak Rp1.020.174.000.00 untuk saluran irigasi Bontolangkasa yang berada di Kelurahan Tamalayang, Kecamatan Bontonompo. 

"Sementara, saluran sekunder Lonrong yang berada di Desa Bontoramba, Kecamatan Pallangga menggunakan anggaran Rp1.010.326.200.00," tutup Adnan.