Rabu, 19 September 2018 21:00 WITA

Tiga Sandera Abu Sayyaf Asal Bulukumba dan Selayar Akhirnya Berkumpul dengan Keluarga

Penulis: Irmawati Azis
Editor: Abu Asyraf
Tiga Sandera Abu Sayyaf Asal Bulukumba dan Selayar Akhirnya Berkumpul dengan Keluarga
Tiga warga Indonesia yang sempat disandera Kelompok Abu Sayyaf di Filipina pada Januari 2017 lalu, telah resmi diserahkan ke keluarganya, Rabu (19/9/2018).

RAKYATKU.COM,SELAYAR - Tiga warga Indonesia yang sempat disandera Kelompok Abu Sayyaf di Filipina pada Januari 2017 lalu, telah resmi diserahkan ke keluarganya, Rabu (19/9/2018).

Ketiganya yakni Sudarling (26) warga Pulau Bembe Desa Tanamalala Kecamatan Pasimasunggu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Hamdan warga One Malangka Desa Bonea Kecamatan Pasimarannu, dan Subandi, warga Bontoharu, Kabupaten Bulukumba.

Penyerahan ketiganya dilakukan di kantor Kementerian Luar Negeri. Duta Besar untuk Filipina menyerahkan kepada keluarga korban yang disaksikan langsung Bupati Kepulauan Selayar, H Muh Basli Ali.

Tiga warga negara Indonesia ini diculik kelompok Abu Sayyaf kemudian dibawa ke tempat persembunyian di perairan Sabah di Filipina Selatan. Dengan bantuan Kelompok Front Pembebasan Nasional Moro (MILF), akhirnya ketiga sandera ini dibebaskan pada 14 September 2018 lalu.

Front Pembebasan Nasional Moro (MILF) merupakan kelompok pemberontak yang telah menandatangani perjanjian damai dengan Pemerintah Filipina di Kota Indanan, di Provinsi Sulu.

Bupati Kepulauan Selayar, Muh Basli Ali yang menyaksilan penyerahan korban kepada keluarnya mengaku bersyukur. 

"Syukur alhamdulillah hari ini ketiga korban sudah diserahkan secara resmi ke keluarganya. Terima kasih atas kerja sama dan upaya maksimal dari semua pihak sehingga mereka bisa kembali berkumpul dengan keluarganya dalam keadaan sehat," ungkap Basli Ali dalam rilis yang diterima Rakyatku.com.