Rabu, 19 September 2018 15:49 WITA

Usai Histeris, Tetangga Lihat Putra Janda Cantik Tenteng Pisau Pink

Editor: Aswad Syam
Usai Histeris, Tetangga Lihat Putra Janda Cantik Tenteng Pisau Pink
Ilustrasi

RAKYATKU.COM, BANDUNG - Polisi belum bisa menetapkan tersangka pada kasus pembunuhan janda cantik asal Bandung Barat, Ella Nurhayati (42), yang ditemukan tewas bersimbah darah pada Selasa (11/9/2018) lalu, di rumah kontrakannya, di Kampung Pangragajian, Lembang, Bandung Barat.

Namun, sejumlah fakta dan bukti sudah dikantongi pihak kepolisian. Polisi sisa menyusun puzle-puzle tersebut menjadi rangkaian data, yang akan mengarahkan mereka ke si pembunuh.

Kasatreskrim Polres Cimahi AKP Niko N. Adiputra mengatakan, dari belasan saksi yang diperiksa, tiga di antaranya adalah yang menyaksikan langsung suasana pada detik-detik setelah kejadian.

Mereka adalah Deni yang merupakan tetangga korban, juga dua jemaah masjid yang saat itu hendak salat zuhur di masjid dekat rumah korban.

Deni ini yang mendengar teriakan histeris putra korban yang diketahui mengalami kelainan kepribadian atau anak berkebutuhan khusus (ABK) berinisial MA (16), yang keluar rumahnya dan berteriak "Ibu gogog". Gogog dalam bahasa Sunda berarti anjing.

Deni lantas berlari ke TKP. Dia melihat MA keluar dari rumah dengan tangan berlumuran darah dan menenteng pisau bergagang pink.

"Di mana si anak korban ke luar dengan tangan berlumuran darah, dan membawa beberapa barang, salah satunya adalah pisau," kata Niko.

Menurut Niko, sudah ada 13 saksi yang diperiksa, dua di antaranya adalah saksi tambahan. Yakni, mantan mertua dan saudara korban.

Saksi lainnya, guru sekolah tempat anak Ella yang berkebutuhan khusus menimba ilmu. "Dan hari ini merupakan agenda pemeriksaan salah satu guru di mana anak korban yang berkebutuhan khusus sekolah," ungkap Niko.

Sehari sebelum pembunuhan, Ella dan putranya, MA, baru pulang dari Jakarta dan menyempatkan nonton di bioskop. Keduanya menonton film horor yang sarat dengan kekerasan dan darah, "The Nun".