Selasa, 18 September 2018 16:06 WITA

Belum Serahkan Fasum, GMTD: Masih Berproses, Kita Tetap Taat Aturan

Penulis: Sutrisno Zulkifli
Editor: Nur Hidayat Said
Belum Serahkan Fasum, GMTD: Masih Berproses, Kita Tetap Taat Aturan
Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) Tbk batal menyerahkan fasum fasos ke Pemerintah Kota Makassar, yang dijadwalkan hari ini (18/9/2018). Hal itu membuat Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, geram. 

Awalnya, GMTD bersedia menyerahkan 30 persen fasum fasos, sesuai dengan aturan yang berlaku, yakni 8.000 hektare sesuai dengan penggunaan lahan yang digarap. Namun, GMTD tiba-tiba membatalkan penyerahan fasum fasos tersebut dan hanya ingin menyerahkan sedikit dulu.

"Saya tolak tadi. Tidak boleh dia semau-maunya menyerahkan apapun. Tadinya saya pikir, dia mau kasih kembali. Tapi mereka ba ba bi bu. Ini sama halnya mempermainkan pemerintah kalau seperti ini," 
geram Danny Pomanto, saat diwawancarai usai melakukan rapat tertutup dengan GMTD, di Kantor Balai Kota Makassar, Jalan Ahmad Yani.

Ia juga membandingkan bagaimana keputuhan CPI dalam membangun proyek, ketimbang GMTD. "CPI belum beroperasi, dia sudah serahkan 33 ribu hektare fasum fasos ke pemerintah. Ini (GMTD) sudah 19 tahun (beroperasi), tidak ada satupun yang dia serahkan," jelas Danny.

Untuk itu, Danny berjanji akan menempuh jalur hukum bila pihak GMTD tidak mengembalikan fasum fasos pada pekan ini. Pasalnya, menurut Danny, fasum fasos tersebut ingin digunakan untuk salah kepentingan event Makassar Festival Eight and Forum (F8).

"Saya kasih waktu memang. Kalau tidak (diserahkan) saya permasalahkan hukumkan ini. Pokoknya minggu ini. Kalau tidak diserahkan, saya permasalahkan hukum," tegas Danny.

Loading...

Ditanya perihal apa alasan yang diungkapkan GMTD kepada Pemerintah Kota, Danny malah memberi pernyataan menohok. "Tidak tahu alasannya apa. Saya tidak terima alasan apapun. Negara ini," timpalnya.

"Bukan diserahkan sedikit-sedikit. Tidak bisa. Berapa dia bangun, begitu yang harus dia serahkan," imbuhnya.

Sementara itu, Associate Director di PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD), Andi Eka Firman Ermawan, yang dikonfirmasi mengatakan akan tetap mengikuti kebijakan pemerintah.

"Kita bukan tidak mendukung. Tapi ini masih dalam proses. Pastinya kami GMTD mendukung sekali. Apapun kebijakan pemerintah kita ikuti," tuturnya.

"Tapi saya masih belum bisa berbicara banyak dulu karena masih kami proses bagaimana baiknya. Pastinya kita akan tetap taat aturan," pungkas Andi Eka.

Loading...
Loading...