Senin, 17 September 2018 20:43 WITA

Hajah S Perintahkan Keroyok Ilhan Kaya, HD Rekrut 4 Orang

Editor: Aswad Syam
Hajah S Perintahkan Keroyok Ilhan Kaya, HD Rekrut 4 Orang
Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga (tengah), memperlihatkan pacul yang digunakan pelaku melukai Ilhan Kaya.

RAKYATKU.COM, GOWA - Jajaran Polres Gowa sudah mengamankan empat tersangka pelaku pengeroyokan pengusaha asal Turki, Ilhan Sultan Kaya di Perumahan Puri Diva Stanbul, Kecamatan Sombaopu, Kabupaten Gowa, dua hari lalu.

Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga menimang-nimang sebuah pacul. Besinya merah, gagangnya kayu. Itu adalah senjata yang digunakan pelaku pengeroyokan, untuk menghantam kepala korban.

Di sebelahnya, seorang polisi berdasi, membentangkan sebuah baju biru. Ada noda darah di situ. Itu adalah baju yang dipakai korban saat pemukulan.

Barang bukti itu, dihadirkan saat rilis kasus di Mako Polres Gowa, Senin (17/9/2018). Dari hasil penyelidikan secara maraton pihak Polres Gowa, diketahui motif terjadinya penganiayaan terhadap korban.

"Motifnya terkait tentang utang piutang yang jumlahnya cukup signifikan, berupa uang yang awalnya digunakan sebagai modal kerja," demikian Shinto Silitonga. 

Lebih lanjut Shinto menjelaskan, uang tersebut sudah beberapa kali dimintakan pelaku berinisial S. Tapi uang tersebut itu berbunga, sehingga tidak menemukan kesamaan kewajiban yang memang harus dibayarkan korban.

Dari kronologis yang berhasil dihimpun dari beberapa saksi, kata Shinto, kelompok pelaku yang melibatkan wanita bergelar hajah itu, datang menggunakan dua kendaraan menuju rumah korban.

"Pelaku sampai ke sana masuk tanpa minta izin dan menagih. Sebelumnya masih persuasif, sampai suasana menjadi tegang. Dari keterangan itu, pelaku langsung melakukan pengeroyokan," ujar Shinto. 

Bahkan, bukan hanya Ilhan Kaya, pembantunya yang sempat mendokumentasikan kejadian itu dengan rekaman menggunakan ponsel, juga menjadi korban penganiayaan. Ponselnya juga dirampas.

"Penyidik Polres menetapkaan persangkaan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dan 365 tentang perampasan," jelas Shinto Silitonga. 

Saat ini polisi sudah mengamankan empat pelaku, masing-masing HS (50), HI (54) dan HW (46) masing-masing warga Kota Makassar, dan HD yang merupakan pengemudi mobil yang juga merekrut empat orang lainnya.

Barang bukti yang diamankan, satu unit fortuner, 2 unit ponsel, 1 buah pacul, 1 buah paping block yang bercak darah, 1 lembar baju  penuh bercak darah dan celana training.