Minggu, 16 September 2018 16:23 WITA

Tempat Pembuatan Bir Tertua di Dunia Ditemukan di Gua Israel

Editor: Suriawati
Tempat Pembuatan Bir Tertua di Dunia Ditemukan di Gua Israel
Arkeolog sedang mencari bukti makanan nabati ketika mereka menemukan jejak alkohol (Getty Images)

RAKYATKU.COM - Tim peneliti dari AS dan Israel telah menemukan tempat pembuatan bir tertua di dunia di sebuah gua dekat Haifa, Israel. Di tempat itu, mereka juga menemukan residu bir yang diyakini berusia sekitar 13.000 tahun.

Penemuan itu dilakukan ketika para peneliti sedang mempelajari situs kuburan prasejarah pemburu-pengumpul semi nomaden.

Li Liu, seorang profesor Universitas Stanford yang memimpin tim peneliti mengatakan bahwa mereka sedang mencari petunjuk tentang makanan nabati yang dimakan orang-orang Natufia (yang hidup di antara periode Paleolitik dan Neolitik), ketika menemukan jejak-jejak bir tertua itu.

Tempat Pembuatan Bir Tertua di Dunia Ditemukan di Gua IsraelPara ahli percaya bahwa para Natufia menyuling bir sebagai bagian dari pesta-pesta ritual untuk menghormati orang mati. 
 
"Penemuan ini menunjukkan bahwa membuat alkohol tidak selalu merupakan hasil dari surplus produksi pertanian, tapi itu dikembangkan untuk keperluan ritual dan kebutuhan spiritual, setidaknya sampai batas tertentu, sebelum pertanian," kata Liu.

Lebih lanjut, rekan penulis studi, Jiajing Wang menjelaskan bahwa bir prasejarah tidak seperti bir modern. "Minuman orang-orang Natufia kemungkinan besar adalah ramuan multi-bahan seperti bubur," katanya.

Peneliti menduga bahwa orang-orang Natufia mungkin membuat bir menggunakan proses tiga tahap. Itu dimulai dengan mengubah pati gandum menjadi tepung. Itu kemudian akan dihaluskan atau dipanaskan, lalu dibiarkan berfermentasi dengan ragi liar di udara.

Selama ini, pembuatan bir diperkirakan dimulai sejak 5.000 tahun lalu. Tapi penemuan baru ini, tampkanya akan mengubah sejarah bir.

Sumber: BBC / Fox News