Minggu, 16 September 2018 15:50 WITA

"Saya Tidak Menyemprotnya," Pria Perekam Pengemis yang Tewas Merasa Terancam

Editor: Aswad Syam
Michael Cash

RAKYATKU.COM, INGGRIS - Seorang pengemis, tampak berlumur cat merah. Saat pria bernama Michael Cash itu, duduk di luar supermarket, Tesco Express di Normanby, Teeside, Inggris.

Itu tampak dalam sebuah rekaman yang kemudian dibagikan secara online. Pria di balik rekaman itu, terdengar dengan sombong berkata, "Beginilah cara kami berurusan dengan pengemis di jalan."

Pria sombong itu, Aaron Jones. Dia kemudian menangis ketakutan, setelah dibully usai pengemis yang ada di dalam rekaman itu, meninggal.

Aaron tidak mau disalahkan. Di luar rumahnya, dia meminta maaf karena memposting video. Dia bahkan meminta perlindungan polisi untuk dirinya sendiri. 

Menurut Aaron, dia telah mendekati Michael Cash dan memfilmkan, saat dia ditutupi cat merah ketika duduk di luar supermarket. 

Dalam klip 8 detik, Jones dapat terdengar menyombongkan diri: 'Beginilah cara kami berurusan dengan pengemis di jalan.' Dengan dingin ia menambahkan, "Itu dia, disemprot sampai mati." 

Hari ini dia mengatakan, dia tidak merasa bertanggung jawab atas kematian Cash dan mengklaim semua yang dilakukannya adalah menyoroti masalah orang yang duduk di luar supermarket. 

Jones mengatakan kepada Sun online: "Saya tidak bertanggung jawab atas pembunuhannya. Saya sekarang membutuhkan perlindungan polisi. Saya memposting video dan saya minta maaf untuk itu, dan saya merasa untuk keluarga anak itu," ujar Aaron,

"Tapi aku tidak bertanggung jawab menyemprotnya dengan cat, aku baru saja keluar dari toko dan mengambil video," tambahnya.

Ketika ditanya apakah dia merasa bertanggung jawab atas kematian Cash, dia menjawab: "Tidak, saya tidak." 

Polisi mengatakan, mereka tidak mengaitkan insiden syuting dengan kematian Cash pada hari Rabu, dan mengatakan itu tidak mencurigakan.

Ini bukan pertama kalinya Jones merekam Cash. Pada 31 Agustus lalu, ia memasang foto dirinya yang duduk di tempat yang sama, di luar supermarket mengatakan: "Sudah saatnya kepala rempah-rempah ini disingkirkan dari belakang Tesco, tersenyumlah untuk kamera."

Cat merah masih bisa dilihat berceceran di tanah dan tembok tempat Cash diserang. 

Karangan bunga telah ditinggalkan di tempat kejadian. Kemarin, teman Cash, Jesse Rose, mengatakan kepada Metro.co.uk, bahwa dia tidak memiliki tulang yang buruk di tubuhnya. 

Asisten kesehatan mengatakan: "Michael adalah orang hebat yang tidak memiliki satu tulang yang buruk di tubuhnya, dia baik dan akan selalu menghormati setiap kali seseorang menolaknya ketika dia meminta."

“Aku baru mengenal Michael dari sekitar bulan Februari, tetapi dia segera menjadi, apa yang aku anggap, teman yang sangat baik bagiku, dia selalu tahu ketika aku bukan diriku sendiri dan tahu hal yang tepat untuk dikatakan," tambahnya.

"Dia selalu pergi ke saya setelah itu, lihat, saya punya kamu untuk tersenyum seperti yang selalu saya lakukan, dan dia benar, dia tidak pernah gagal," paparnya. 

"Aku hanya berharap dia tahu, berapa banyak orang yang sangat memikirkannya, dan betapa dia dirindukan oleh banyak orang," pungkasnya.

Rose mengatakan, dia tidak tahu banyak rincian tentang bagaimana Cash menjadi pengemis, tetapi itu terkait dengan kematian ibunya. Dia menambahkan: "Saya percaya dia bersamanya sekarang, dan bahwa dia menyelamatkannya dari dunia dingin yang kejam ini, tetapi saya akan melakukan apa saja, untuk membuatnya kembali sehingga saya bisa duduk dan mengobrol dengannya untuk terakhir kalinya," ujar Rose.

Kemarin, seorang pensiunan berhenti di supermarket, untuk melihat bunga-bunga. Wanita itu berkata: "Kamu dulu sering melihatnya di musim panas, dia biasa duduk di sini dengan bajunya yang terkena sinar matahari."

Suaminya menambahkan: "Dia tidak berbahaya, dia benar-benar pria yang baik. Kami tidak pernah mendengar kabar buruk tentang dia."

Detektif Inspektur Matt Hollingsworth berkata: "Pikiran saya bersama teman-teman dan keluarga Michael pada saat yang sulit ini. Kami sedang menyelidiki serangan cat terhadap Michael yang terjadi pada hari Minggu 9 September di luar Tesco, dan kami sadar akan perasaan yang jelas dari kemarahan yang disebabkan oleh insiden ini di dalam masyarakat. Sore ini, seorang pria 33 tahun telah diwawancarai secara sukarela, sehubungan dengan serangan itu dan penyelidikan masih berlangsung."