Minggu, 16 September 2018 14:37 WITA

Militan Abu Sayyaf Bebaskan 3 Sandera Asal Indonesia

Editor: Suriawati
Militan Abu Sayyaf Bebaskan 3 Sandera Asal Indonesia
Sandera Indonesia dibebaskan hari Jumat dengan bantuan Front Pembebasan Nasional Moro, kelompok pemberontak yang menandatangani perjanjian damai dengan pemerintah Filipina. (Foto: AFP)

RAKYATKU.COM - Tiga warga Indonesia yang diculik oleh militan Abu Sayyaf di perairan Malaysia awal tahun lalu, telah dibebaskan. Para sandera diidentifikasi sebagai Hamdam Salim, Subandi Sattuh dan Sudarlan Samansung.

Mereka dibebaskan pada hari Jumat dengan bantuan Front Pembebasan Nasional Moro, kelompok pemberontak yang menandatangani perjanjian damai dengan pemerintah Filipina.

Selanjutnya, ketiga pria itu akan diserahkan kepada duta besar Indonesia di kota Zamboanga selatan pada hari ini, Minggu (16/09/2018).

Tiga pria ini ditangkap di pulau Borneo, negara bagian Sabah Malaysia pada bulan Januari 2017, ketika berlayar menggunakan speed boat.

Di bawah todongan senjata, mereka dipaksa naik ke perahu motor oleh gerilyawan Abu Sayyaf, lalu dibawa ke tempat persembunyian kelompok itu di hutan di Sulu,.

Menurut Daily Mail, ada laporan bahwa para penculik membebaskan para tawanan itu dengan imbalan tebusan.

Namun juru bicara militer setempat, Letnan Kolonel Gerry Besana mengatakan bahwa militer tidak menyadari pembayaran uang tebusan, dan bahwa para penculik semakin tertekan untuk melepaskan sandera mereka karena menghadapi serangan tanpa henti.

Filipina, Malaysia dan Indonesia telah berupaya untuk meningkatkan keamanan di sepanjang perbatasan laut. Upaya itu dianggap berhasil, karena telah mengurangi pembajakan dan penculikan dalam beberapa bulan terakhir.