Minggu, 16 September 2018 14:30 WITA

Diplot Jadi Dewan Penasihat Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf di Sulsel, NA: Why Not!

Penulis: Rizal
Editor: Aswad Syam
Diplot Jadi Dewan Penasihat Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf di Sulsel, NA: Why Not!
Nurdin Abdullah

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Nama Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, diusulkan masuk dalam tim kampanye Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Sulsel. Mantan Bupati Bantaeng dua periode tersebut, diplot sebagai Dewan Penasihat tim.

Bagaimana respons NA yang belum cukup sebulan menduduki jabatan sebagai Gubernur Sulsel tersebut? Dengan gaya santai NA bercerita. Menurutnya, jika tak ada Peraturan KPU yang melarang seorang gubernur atau kepala daerah menjadi dewan penasihat tim kampanye calon presiden, maka dirinya takkan menolak.

"Soal Dewan Penasihat, saya lihat PKPU-nya dulu. Kalau memang dimungkinkan, tidak melanggar, yah why not," tuturnya saat ditemui Rakyatku.com di Anjungan Pantai Losari, Jalan Penghibur Makassar, Minggu (16/9/2018).

Apalagi, menurut NA, dirinya secara pribadi telah komitmen untuk mendukung Jokowi memimpin selama dua periode.

"Udah jelas kok. Secara pribadi, yah saya di Pak Jokowi," tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, selain NA, mantan Gubernur Sulsel dua periode, Syahrul Yasin Limpo (SYL) juga masuk dalam struktur tim kampanye pasangan bakal capres-cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Sulsel.

Namun SYL masuk dalam tim kampanye, bukan merupakan perwakilan parpol pengusung. Melainkan dari unsur tokoh masyarakat.

Informasi yang berhasil diperoleh Rakyatku.com, SYL ditempatkan sebagai dewan pengarah bersama Ketua DPRD Sulsel, Moh Roem, Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal (Deng Ical), serta politisi Partai Golkar Sulsel, Apiaty Amin Syam.