Minggu, 16 September 2018 14:27 WITA

Deklarasi Pemilu Damai, Kapolres Bantaeng Sentil Bacaleg yang Tak Hadir

Editor: Nur Hidayat Said
Deklarasi Pemilu Damai, Kapolres Bantaeng Sentil Bacaleg yang Tak Hadir
Deklarasi Pemilu Damai 2019 digelar di Pantai Seruni, Kabupaten Bantaeng, Minggu (16/9/2018).

RAKYATKU.COM, BANTAENG - Deklarasi Pemilu Damai 2019 digelar di Pantai Seruni, Kabupaten Bantaeng, Minggu (16/9/2018). Mengusung tema "Yang Aman, Damai, dan Sejuk Demi Terwujudnya Keutuhan NKRI".

Bertindak selaku inspektur upacara, Kapolres Bantaeng AKBP Adip Rojikan. Dihadiri langsung Penjabat Bupati Bantaeng, Ashari Fakhsirie Radjamilo.

Ashari menuturkan, kondisi keamanan di Kabupaten Bantaeng kondusif sampai saat ini. "Kita harus selalu menjaga suasana kondusif karena kita sudah bisa memelihara ritme seperti ini. Jadi saya berpesan untuk menjaga alur dan jangan percaya hoaks," ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Bantaeng, AKBP Adip Rojikan menyayangkan deklarasi yang terbilang sepi dan terkesan diabaikan oleh para bakal calon legislatif (bacaleg).

Polres Bantaeng telah mengundang para bacaleg dan perwakilan pimpinan partai politik menghadiri deklarasi damai mencapai 400-450 orang. Nyatanya, banyak yang tak nongol dalam deklarasi.

Bacaleg yang hadir dalam upacara deklarasi damai hanya mencapai 40 orang. Selebihnya, penyelengara dan pengawas Pemilu seperti KPU Bantaeng, Panwaslu Bantaeng serta unsur TNI dan Polri.

"Kita melihat tidak semuanya hadir. Sudah kita adakan kegiatan sebelum ini di Polres Bantaeng dan kita undang semua bakal caleg. Tapi hari ini tidak berbanding lurus dengan harapan dan fakta di lapangan," ungkapnya.

Deklarasi ditutup dengan pelepasan balon dan burung merpati ke udara. Selain itu dilakukan penandatanganan deklarasi berturut-turut oleh Pj Bupati, unsur Forkopimda, Ketua Panwaslu serta 16 perwakilan parpol, bacaleg, dan simpatisan parpol.