Minggu, 16 September 2018 11:33 WITA

Diduga Tilep Uang Bencana Lombok, Politikus Golkar Ini Terancam Hukuman Mati

Editor: Abu Asyraf
Diduga Tilep Uang Bencana Lombok, Politikus Golkar Ini Terancam Hukuman Mati
ILUSTRASI

RAKYATKU.COM - Anggota DPRD Mataram asal Partai Golkar, HM terancam hukuman mati. Dia terjaring operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Kejaksaan Negeri Mataram, Jumat (14/9/2018).

OTT itu dilakukan di sebuah warung makan di kawasan pertokoan Cakranegara, Kota Mataram, sekitar pukul 09.30 Wita. Kejaksaan mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp30 juta.

HM ditangkap bersama HS, pejabat di Dinas Pendidikan Kota Mataram serta CT, yang berposisi sebagai kontraktor dalam proyek rehabilitasi gedung pendidikan terdampak gempa.

Kasus pemerasan yang dilakukan tersangka HM itu bersumber dari dana proyek senilai Rp4,2 miliar yang dianggarkan di APBD Perubahan tahun 2018. Rencananya, anggaran itu akan digunakan untuk perbaikan 14 unit gedung SD dan SMP terdampak bencana gempa bumi di Kota Mataram.

Ahli hukum pidana Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Hibnu Nugroho menyebut HM bisa dihukum mati. 

"Kalau kita lihat memang kejahatan (HM) itu dilakukan dalam koteks bencana alam, penanggulangan bencana alam. Dalam UU Korupsi dimungkinkan seseorang yang melakukan kejahatan dalam situasi, ayat 2 itu, karena situasi, satu, keadaan krisis ekonomi, kemudian bencana alam, itu bisa dilakukan dengan hukuman mati," kata Hibnu.

Hibnu secara tegas mendukung jika HM diganjar hukuman mati. Hibnu menilai vonis hukuman mati itu bisa memberikan efek jera kepada para pihak yang nekad menilap uang rakyat.