Minggu, 16 September 2018 11:11 WITA

Ingat Pussy Riot yang Ganggu Piala Dunia? 1 Anggotanya Diracuni

Editor: Suriawati
Ingat Pussy Riot yang Ganggu Piala Dunia? 1 Anggotanya Diracuni
Foto: AP

RAKYATKU.COM - Apakah Anda masih mengingat Pussy Riot, empat aktivist yang melakukan protes di lapangan selama final sepak bola Piala Dunia di Moskow?

Sekarang, satu orang dari mereka sedang dalam perawatan intensif, dan satu lagi ditahan selama beberapa hari di penjara.

Sebelum dirawat di rumah sakit, Pyotr Verzilov berbicara kepada Associated Press tentang bagaimana dia dan tiga aktivis lainnya menggunakan seragam polisi untuk mengelabui keamanan, dan masuk ke stadion.

"Di Rusia, tentu saja, seragam pejabat penegak hukum membawa peran gaib tertentu," katanya, selama wawancara pekan lalu.

"Meskipun semua pelayan di stadion jelas tahu bahwa tidak ada petugas polisi yang memiliki hak untuk berada di dalam dan ada prosedur yang harus diikuti, tidak ada yang memiliki sedikit pun gagasan bahwa seorang perwira, seorang mayor, harus diperiksa identitasnya."

Pada hari Rabu, lima hari setelah berbicara dengan AP, Verzilov dirawat di bangsal perawatan intensif di sebuah rumah sakit di Moskow.

Maria Alekhina, salah satu anggota Pussy Riot mengatakan kepada AP bahwa Verzilov telah diracuni. Dia telah sadar pada hari Jumat.

"Ini benar-benar meracuni," kata Alekhina tentang penyakit Verzilov. "Saya pikir tidak ada yang lain selain politik di sini." 

Polisi Moskow belum mengindikasikan mereka sedang menyelidiki kasus ini, dan tidak memberikan komentar, menurut Fox News.

Sementara itu, Veronika Nikulshina, anggota Pussy Riot lainnya, yang berinteraksi dengan bintang sepak bola Prancis Kylian Mbappe di lapangan, telah ditahan oleh polisi.

Dia ditangkap pada hari Minggu, menjelang protes reformasi pensiun di Moskow karena dituduh tidak mematuhi perintah polisi. Namun dia telah dibebaskan pada hari Selasa.

Tags