Jumat, 14 September 2018 23:05 WITA

Pasca DPT Perbaikan Ditetapkan, KPU Sulsel Akan Sasar 9.500 Penghuni Lapas

Penulis: Rizal
Editor: Nur Hidayat Said
Pasca DPT Perbaikan Ditetapkan, KPU Sulsel Akan Sasar 9.500 Penghuni Lapas

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan telah menetapkan jumlah Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) tingkat provinsi Sulsel untuk Pemilu 2019 sebanyak 5.984.852 pemilih, Jumat (14/9/2018).

Selanjutnya, KPU Sulsel akan menyasar kurang lebih 9.500 warga Sulsel yang masuk kategori penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Saat ini, mereka belum dimasukkan sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilu 2019.

"Pemilih Lapas di Sulsel ini sekitar 9500-an. Tidak semuanya memenuhi syarat, banyak yang tidak memiliki KTP elektronik atau belum melakukan perekaman. Saya belum tahu persis berapa angkanya tapi tidak besar-besar amat," tutur Komisioner Divisi Hubungan Masyarakat, Data dan Informasi serta Hubungan Antar Lembaga KPU Sulsel, Uslimin, kepada Rakyatku.com, Jumat (14/9/2018).

Menurut Uslimin, para penghuni Lapas ini akan kembali diverifikasi faktual oleh KPU. Jika mereka dinyatakan memenuhi syarat maka akan dimasukkan dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) atau Daftar Pemilih Khusus (DPK).

"Kita tetap akan mengumpulkan mereka dalam DPTb atau DPK. Dengan catatan mereka terdaftar domisili awalnya sesuai KTP-nya. Kalau tidak terdaftar itu tidak bisa," tambah Uslimin.

Jika dalam satu Lapas terdapat lebih dari 100 orang pemilih, menurut Uslimin, maka KPU akan menyediakan satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Lapas tersebut.

"Kalau misalnya diatas 100 kita buat TPS khusus. Tapi kalau misalnya sedikit kita bawa ke TPS terdekat, setelah menyalurkan hak pilihnya baru dibawa kembali ke Lapas," tutupnya.