Jumat, 14 September 2018 19:42 WITA

Paus Panggil Para Uskup Seluruh Dunia Bahas Pelecehan Seks

Editor: Aswad Syam
Paus Panggil Para Uskup Seluruh Dunia Bahas Pelecehan Seks
Paus Francis

RAKYATKU.COM, VATIKAN - Paus Fransiskus, memanggil para uskup dari seluruh dunia, untuk pertemuan puncak tentang krisis pelecehan seks yang mempermalukan Gereja Katolik. 

Dilansir dari Metro.co.uk, KTT itu, diumumkan sehari sebelum Francis akan bertemu dengan para pemimpin gereja Amerika, yang terkena tuduhan baru atas pelecehan seks oleh para pastor. 

Pertemuan di Vatikan pada Februari, diyakini menjadi yang pertama, dan menandakan sebuah perwujudan dari tingkat tertinggi gereja, bahwa penganiayaan uskup adalah masalah global. 

Awal tahun ini, Francis menghadapi kritik keras, karena berulang kali mendiskreditkan korban dari seorang imam predator Chili yang terkenal. 

Dia akhirnya mengatakan, bahwa dia telah membuat kesalahan besar dalam penilaian, dan mengambil langkah-langkah untuk memperbaiki kesalahan, dengan menyetujui para uskup yang bersalah dalam upaya untuk mereformasi gereja Chili. 

Baru-baru ini, kepausan Fransiskus dilanda tuduhan dari seorang duta besar Vatikan yang pensiun, bahwa ia membantu seorang kardinal Amerika menghindari sanksi yang dijatuhkan oleh Paus Benediktus, karena menganiaya dan melecehkan para seminaris dewasa. 

Vatikan tidak menanggapi tuduhan itu oleh Uskup Agung Carlo Maria Vigano, tetapi berjanji akan segera membuat klarifikasi. 

Pertemuan minggu ini akan dipimpin oleh Kardinal Daniel DiNardo, kepala Konferensi Uskup Katolik AS, dan juga termasuk penasihat pelecehan seks top Francis, Kardinal Sean O'Malley. 

DiNardo mengatakan, dia ingin Francis untuk mengotorisasi penyelidikan Vatikan ke Theodore McCarrick, yang dipecat sebagai kardinal pada Juli, setelah ia dituduh meraba-raba seorang remaja. 
Vatikan telah mengetahui, setidaknya sejak tahun 2000, McCarrick akan mengundang para seminaris ke rumah pantai New Jersey, dan ke tempat tidurnya. 

DiNardo mengatakan, tuduhan baru-baru ini atas pejabat Vatikan, termasuk paus saat ini, yang menutupi agar McCarrick layak mendapatkan jawaban. 

Gereja AS juga diguncang laporan hakim agung, yang mengatakan 300 imam di Pennsylvania, telah menyiksa lebih dari 1.000 anak sejak 1940-an.