Jumat, 14 September 2018 17:47 WITA

Menunggak Retribusi, Ratusan Los dan Kios di Pasar Pangkajene Sidrap Disegel

Editor: Mulyadi Abdillah
Menunggak Retribusi, Ratusan Los dan Kios di Pasar Pangkajene Sidrap Disegel
Petugas Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sidrap saat menyegel salah satu kios di kompleks Pasar Sentral Pangkajene, Jumat (14/9/2018).

RAKYATKU.COM, SIDRAP - Sebanyak 201 fasilitas tempat berjualan di kompleks Pasar Sentral Pangkajene, Sidrap disegel paksa petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Sidrap, Jumat (14/9/2018).

Pasalnya, para pedagang yang selama ini memanfaatkan fasilitas tersebut menunggak membayar retribusi tahunan ke pemerintah daerah berdasarkan aturan yang ada. 

"Ratusan tempat menjual yang disegel ini terdiri atas, los, kios, dan pelataran. Penggunanya menunggak bayar retribusi," kata Kepala Bidang Perda Dinas Satpol PP Damkar dan Linmas Sidrap, Halman.

Menurutnya, penyegelan fasilitas pasar tersebut dilakukan pihaknya berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 13 Tahun 2011 tentang Pajak dan Retribusi Daerah. "Target fasilitas yang akan disegel sebanyak 279 unit. Tapi baru 201 terealisasi," terang Halman.

Disebutkannya, berdasarkan data yang ada, tunggakan retribusi tahunan fasilitas tempat menjual di Pasar Sentral Pangkajene untuk tahun 2017 yang belum terbayar, sebesar Rp243 juta dari 279 unit fasilitas.

"Penyegelan ini sebagai peringatan keras kepada para pengguna fasilitas pasar tersebut agar segera menyelesaikan tunggakan retribusinya kepada pemerintah. Kalau tidak diindahkan, langkah selanjutnya, fasilitas ini akan ditarik dan dipindahtangankan ke pihak lain," tegas Halman.