Jumat, 14 September 2018 17:22 WITA

Adu Kuat Kepala Daerah Pro Jokowi vs Prabowo di Sulsel

Penulis: Fathul Khair
Editor: Mulyadi Abdillah
Adu Kuat Kepala Daerah Pro Jokowi vs Prabowo di Sulsel
Pasangan Jokowi-Maruf dan Prabowo-Sandi.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Tugas berat menanti para kepala daerah dan wakil kepala daerah di Pemilu 2019. Utamanya yang berlatar belakang kader parpol. Target suara dipatok setinggi-tingginya demi menjaga gengsi parpol.

Misalnya di Provinsi Sulsel. Efek ekor jas (coat-tail effect) dari kandidat Pilpres, kemungkinan besar tak signifikan bagi parpol dalam perhelatan Pileg. Maklum, kontestasi Pilpres kali ini bagi warga Sulsel tanpa magnet geopolitik. 

Kondisi ini, tentu membuat para kepala daerah dan wakil kepala daerah berlatar belakang politikus harus memutar otak. Intinya, hasil Pileg dan Pilpres diharap bisa seiring sejalan. 

Nah, di atas kertas kubu parpol koalisi pendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin memang unggul atas Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Sulsel. Mereka punya banyak kepala daerah. 

Tercatat, ada 28 kepala daerah dan wakilnya yang berada di barisan Jokowi-Ma'ruf. Sedangkan di kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, dua kali lipat lebih sedikit dari pendukung Jokowi-Ma'rif. Hanya ada 11 kepala daerah dan wakil di barisan Prabowo-Sandi. Namun, banyak tidaknya kader parpol menjabat kepala daerah dan wakil kepala daerah bukan jaminan kemenangan. 

Sekretaris DPD PDI-P Sulsel, Rudy Pieter Goni memastikan, kepala daerah dan wakil kepala daerah dari parpol koalisi Jokowi-Ma'ruf masuk dalam tim kampanye. PDIP adalah salah satu parpol penyokong bersama Golkar, NasDem, PPP, PKB, Hanura, PKPI, Perindo dan PSI. 

"Sementara dibicarakan, rencana (kepala daerah dan wakil kepala daerah) jadi pengarah teritorial. Tapi tentu partai masing-masing yang mengusulkan," kata Rudy, pada Jumat (14/9/2018).

Hal itu pula diamini Ketua DPW PSI Sulsel, Fadli Noor. Ditegaskan, para kepala daerah pendukung Jokowi-Ma'ruf akan mendapat posisi di tim kampanye.

"Untuk bupati dan wali kota, akan diusulkan masuk tim kampanye kabupaten dan kota," kata Fadli.

Kemungkinan bupati dan wali kota ini, kata dia, tidak dimasukkan dalam tim kampanye tingkat Provinsi Sulsel. 

"Mereka akan lebih cocok untuk jadi dewan pengarah di kabupaten dan kota masing-masing. Karena atas dasar penguasaan teritorial," jelas Fadli.

Berbeda dengan kubu parpol penyokong Prabowo-Sandiaga Uno. Para kepala daerah dan wakil kepala daerah mereka tak masuk dalam struktur timses Prabowo-Sandi. Hal ini sudah menjadi keputusan di tingkat pusat.

"Kami tidak masukkan. Bupati dan  wali kota adalah milik masyarakat dan menjadi pengayom semua partai," ujar Juru Bicara Partai Gerindra Sulsel, Syawaluddin Arief.

Meski tak masuk dalam struktur, para kepala daerah tersebut tetap diperkenankan menjadi juru kampanye. Dengan catatan, harus cuti. 

"Kecuali jika bupati wali kota cuti, maka partai Gerindra bersama koalisi partai pengusung Prabowo-Sandi akan memasukkan namanya ke tim kampanye, bukan jabatan karena tidak menjabat," demikian Syawal.

Pertarungan para kepala daerah parpol pro Jokowi dan Prabowo ini tentu menarik dicermati hingga hari pencoblosan tahun depan. Berikut daftar kepala daerah dan wakil kepala daerah pendukung Jokowi dan Prabowo di Sulsel:

Kubu Jokowi-Ma'ruf:

  1. Bupati Jeneponto Iksan Iskandar (Golkar)
  2. Bupati Selayar Basli Ali (Golkar)
  3. Bupati Pangkep Syamsuddin Hamid (Golkar)
  4. Bupati Enrekang Muslimin Bando (Golkar)
  5. Bupati Barru Suardi Saleh (Nasdem)
  6. Bupati Toraja Utara Kalatiku Paembonan (Nasdem)
  7. Wali Kota Palopo Judas Amir (Nasdem)
  8. Wali Kota Parepare Taufan Pawe (Golkar)
  9. Bupati Soppeng Kaswadi Razak (Golkar),
  10. Bupati Tana Toraja Nicodemus Biringkanae (Nasdem)
  11. Bupati Luwu Timur Thorig Husler (Golkar)
  12. Bupati Bone Fahsar Padjalangi (Golkar)
  13. Wakil Wali Kota Makassar Syamsu Rizal (Golkar)
  14. Wabup Gowa Abdul Rauf Malagani (PDIP) 
  15. Wabup Takalar Achmad Dg Se're (Nasdem)
  16. Wabup Bulukumba Tomy Satria (Nasdem)
  17. Wabup Sinjai terpilih Andi Kartini Ottong (Golkar)
  18. Wabup Bone Ambo Dalle (Golkar)
  19. Wabup Soppeng Supriansa (Golkar)
  20. Wabup Wajo Amran (Nasdem)
  21. Wabup Maros Harmil Mattotorang (Nasdem)
  22. Wabup Pangkep Syahban Sammana (PDIP)
  23. Wakil Wali Kota Parepare terpilih Pangerang Rahim (Golkar)
  24. Wakil Bupati Enrekang Asman (Nasdem)
  25. Wakil Bupati Tana Toraja Victor Datuan Batara (Golkar)
  26. Wakil Wali Kota Palopo Rahmat Masri Bandaso (Golkar)
  27. Wakil Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam (Nasdem)
  28. Wakil Bupati Luwu Utara Thahar Rum (Nasdem)

Kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno:

  1. Bupati Maros Hatta Rahman (PAN)
  2. Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani (Gerindra)
  3. Bupati Takalar Syamsari Kitta (PKS)
  4. Bupati Sidrap Dollah Mando (Gerindra)
  5. Bupati Bulukumba Sukri Sappewali (Gerindra)
  6. Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa (Gerindra)
  7. Wakil Bupati Bantaeng Sahabuddin (PKS)
  8. Wakil Bupati Wajo Amran Mahmud (PAN)
  9. Wakil Bupati Jeneponto Paris Yasir (Gerindra)
  10. Wakil Bupati Sidrap Mahmud Yusuf (Demokrat)
  11. Wakil Bupati Luwu Syukur Bijak (Demokrat)