Jumat, 14 September 2018 17:08 WITA

Tolak Makan Bareng Duafa di Kantor Muhammadiyah, Alasan Sandi Uno Mengejutkan

Editor: Abu Asyraf
Tolak Makan Bareng Duafa di Kantor Muhammadiyah, Alasan Sandi Uno Mengejutkan
Bakal calon wakil presiden, Sandiaga Salahuddin Uno menjadi pelayanan di warung makan dekat kantor PP Muhammadiyah, Jumat (14/9/2018).

RAKYATKU.COM - Bakal calon wakil presiden, Sandiaga Salahuddin Uno menjadi pelayanan di warung makan dekat kantor PP Muhammadiyah, Jumat (14/9/2018). Namun, ada insiden kecil dalam acara rutin yang digelar Pemuda Muhammadiyah tersebut.

Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, Sandi sempat takut makan bersama kaun duafa. Alasannya, karena takut dibilang pencitraan. 

"Mas Sandi takut makan bareng, takut dibilang pencitraan. Padahal ini kebiasaan rutin. Ini pesan buat Bang Sandi, memang pemimpin itu harus terbiasa melayani dan berdialog. Saya yakin Mas Sandi punya kapasitas untuk itu," jelas Dahnil.

Sandiaga Uno mengaku sangat terkesan dengan kegiatan melayani makan jemaah usai salat Jumat. Apalagi, kegiatan ini sudah dilakukan secara rutin selama kurang lebih empat tahun terakhir.

"Ini sebuah pengalaman yang luar biasa karena bisa melayani dan berinteraksi langsung dengan warga yang menginginkan adanya perbaikan ekonomi. Terima kasih untuk saudara-saudaraku di PP Muhammadiyah. Teruskan kegiatan positif ini. Insya Allah membawa berkah untuk negeri ini," komentar Sandi.

Dalam acara ini, sambil mengenakan clemek, Sandi dan Dahnil bersama panitia lainnya melayani langsung jemaah. Mereka masing-masing bertugas membagikan menu berbeda. Ada yang pegang nasi, ada sayur, lauk, dan lainnya. Jemaah pun bisa antre dengan teratur.

Sandi terlihat asyik memberikan potongan ayam dan mi goreng kepada warga yang sudah mengantre. Sedangkan Dahnil yang menuangkan nasi ke piring para kaum dhuafa.

Dahnil menjelaskan, kegiatan bagi-bagi makanan dan menyantapnya bersama kaum duafa sudah menjadi kegiatan rutin Pemuda Muhammadiyah.