Jumat, 14 September 2018 15:37 WITA

Modus Pinjam, Pasangan Suami Istri di Makassar Curi Motor Rekannya

Penulis: Himawan
Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Modus Pinjam, Pasangan Suami Istri di Makassar Curi Motor Rekannya
Pelaku Ayu Masita.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Pasangan suami istri di Makassar dibekuk polisi lantaran menjadi pelaku pencurian bermotor. Tak tanggung-tanggung, keduanya mencuri motor rekannya sendiri saat berada di Anjungan Pantai Losari Makassar, Rabu (12/9/2018) malam lalu. 

Kedua pasangan suami itu adalah Rendi (29) dan Ayu Masita (28). Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Soendani mengatakan, penangkapan tersebut bermula saat Tim Opsnal Polsek Ujung Pandang, mendatangi rumah korban dan mengumpulkan keterangan dari para saksi. 

"Setelah mendapatkan petunjuk tentang keterlibatan suami istri itu, tim langsung menuju ke rumah pelaku yang beralamat di BTN Mangga 3. Saat tiba di rumah pelaku, Rendi sudah berziap meninggalkan rumahnya menuju Morowali tapi langsung kami amankan," kata Dicky, Jumat (14/9/2018).

Dicky mengungkapkan, pelaku mengakui jika motor yang dicurinya sudah dijual ke seseorang yang berada di Kabupaten Tana Toraja. Motor Yamaha Lexi itu dijualnya seharga Rp3.500.000 dan langsung dikirim melalui bus tujuan Toraja. 

Dengan cekatan, polisi langsung mengejar bus itu dan berhasil menahannya di Kabupaten Pangkep, hingga motor Lexy yang dikirim itu berhasil diamankan. 

"Modusnya, sang istri pura-pura pinjam motor korban dengan alasan ke terminal, padahal ia dan suaminya pergi ke tukang reparasi kunci di BTP dan gandakan kuncinya," kata Dicky. 

Setelah menggandakan, Rendi kemudian memantau keberadaan motor korban. Hingga ia membuntuti korban saat pergi ke Anjungan. Disanalah, saat motor korban terparkir, ia membawa lari motor rekannya itu. 

Selain motor Yamaha Lexy itu, polisi juga menyita satu unit motor Yamaha Fino yang tidak memiliki surat resmi STNK dan BPKB. 

"Dari hasil interogasi, pelaku sudah tiga kali menjual motor ke salah satu orang yang berada di Tana Toraja dengan harga Rp1.500.000," pungkas Dicky.