Jumat, 14 September 2018 13:30 WITA

Produser Film Temukan MH370 di Hutan Kamboja, Ahli Ramai-ramai Sewa Heli

Editor: Aswad Syam
Produser Film Temukan MH370 di Hutan Kamboja, Ahli Ramai-ramai Sewa Heli
Bangkai pesawat yang diduga MH370 temuan Ian Wilson di Hutan Kamboja.

RAKYATKU.COM, KAMBOJA - Para ahli penerbangan, telah menggunakan helikopter untuk mencari MH370 di hutan Kamboja. Itu setelah seorang produser film mengaku telah melihat bangkai pesawat itu secara online via google maps.

Pesawat itu menghilang pada Maret 2014 lalu, dalam perjalanan ke Beijing dari Kuala Lumpur. Sebanyak 239 orang di pesawat diduga telah tewas.

Meskipun jutaan dolar dihabiskan untuk pencarian yang tidak berhasil, produser film Inggris Ian Wilson percaya, dia telah memecahkan salah satu misteri terbesar dalam sejarah penerbangan, dengan mencari online menggunakan Google Maps.

Gambar-gambar dari Google Maps menunjukkan garis besar sebuah pesawat di bagian terpencil Kamboja selatan, yang bisa jadi pesawat terbang langsung di bawah satelit yang memotretnya.

Tetapi dengan sayembara pencarian USD70 juta yang diperebutkan, sekelompok ahli telah menggunakan helikopter untuk mencari daerah itu, dalam upaya untuk menemukan pesawat yang terkenal itu, lapor Daily Star.

Wilson yakin, reruntuhan pesawat Malaysia Airlines Boeing 777 berada di dataran tinggi, daerah pegunungan di pinggiran Phnom Penh.

Konsultan penerbangan Zorba Parer, pengusaha lokal Nara Kang dan reporter Michael Carr, menyewa helikopter untuk menjelajahi hutan setelah mendengar temuan Wilson.

Tetapi meskipun mencari padang gurun, Parer mengungkapkan mereka tidak menemukan tanda-tanda pesawat.

Dia berkata: "Kami mencoba menemukan bagian pesawat yang mungkin telah tersebar."

"Tapi kami tidak menemukan apa pun."

"Kami tidak dapat menemukan jejak pesawat atau tanda dari badan apa pun."

Minggu lalu, China menggunakan satelit untuk memperbesar lokasi di hutan Kamboja yang disorot oleh Wilson.

Pemerintah Cina menggunakan perusahaan observasi Space View untuk fokus pada daerah dataran tinggi di negara Asia Tenggara.

Dalam sebuah tweet, Space View berkata: "Maaf, tidak ada pesawat yang ditemukan di sana."