Jumat, 14 September 2018 08:31 WITA

Oktober, Bunga Sakura Mulai Ditaman di Toraja dan Gowa

Penulis: Azwar Basir
Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Oktober, Bunga Sakura Mulai Ditaman di Toraja dan Gowa
Bunga Sakura/Ilustrasi.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR -- Selama 60 tahun hubungan bilateral antara Indonesia dan Jepang dalam berbagai kerja sama telah dilakukan. Demikian juga dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Dalam memperingati 60 tahun kerjasama tersebut, Pemprov Sulsel kemudian menjajaki sebuah kerja sama dengan Jepang yaitu budi daya bunga sakura di Sulsel.

Kerja sama dengan Jepang sudah dilakukan Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah saat masih menjabat Bupati Bantaeng.

Jika kerja sama ini terealisasi, maka warga Sulsel tentunya tidak perlu jauh-jauh untuk terbang ke Jepang untuk bisa menikmati dan melihat bunga sakura. 

"Banyak orang ingin melihat bunga sakura namun tidak punya kemampuan ke Jepang. Bunga sakura kita tanam di sini, ada juga punya kemampuan (ke Jepang) tetapi takut naik pesawat," kata Nurdin Abdullah, Kamis (14/9/2018) kemarin.

Rencananya, Oktober mendatang sudah ditanam dan dikembangkan di beberapa daerah di Sulsel yang cocok dengan wilayah tumbuh sakura. Terkait wilayah penanaman masih menjadi kajian, terutama daerah dingin, seperti di wilayah Toraja dan Malino (Kabupaten Gowa).

Untuk jumlah bibit, Nurdin belum merinci. Sebab masih akan dilakukan uji coba penanaman. "Saya belum tahu, tetapi kita coba dulu, kalau ini berhasil kita kembangkan lebih luas, di Bantaeng sudah ada, jadi ini yang kedua, ini Oktober mulai," bebernya.

Untuk mendukung hal tersebut, Nurdin Abdullah akan mendatangkan tim dari Jepang sebanyak 30 orang, termasuk melakukan tata cara penanaman.