Jumat, 14 September 2018 08:18 WITA

KPU Pangkep Tetapkan DPTHP, 22.692 Pemilih Tak Masuk Daftar

Editor: Abu Asyraf
KPU Pangkep Tetapkan DPTHP, 22.692 Pemilih Tak Masuk Daftar
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangkep menetapkan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) sebanyak 217.562 jiwa.

RAKYATKU.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangkep menetapkan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) sebanyak 217.562 jiwa. Angka tersebut sedikit berkurang dari DPT yang ditetapkan KPU Pangkep beberapa waktu lalu, yaitu sebanyak 217.697.

Sementara itu, dalam pleno penetapan DPT akhir Agustus lalu, KPU Pangkep mengembalikan angka 22.692 warga yang memenuhi syarat sebagai pemilih, namun belum memiliki KTP elektronik, kepada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Diadukcapil) untuk dilakukan perekaman.

Namun, sampai digelarnya pleno DPTHP hari ini, angka tersebut belum diserahkan Disdukcapil ke KPU, untuk dimasukkan ke dalam DPTHP.

Menanggapi hal ini, komisioner KPU Pangkep, Aminah mengatakan, jika tidak dimungkinkan lagi adanya perbaikan DPT, maka ribuan warga yang belum masuk dalam DPT akan diakomodasi dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK), saat hari H pemilihan. Itu pun bila tersedia surat suara.

"Kalau tidak ada tahapan DPT perbaikan lagi, maka pemilih tersebut akan kita akomodir di DPK, daftar pemilih khusus pada hari H. Mudah-mudahan terakomodir surat suara, dan sepanjang ada surat suara," ujar Aminah, Kamis (13/9/2018).

Lanjut Aminah, penetapan DPTHP hari ini telah melalui proses pencermatan, verifikasi faktual, dan juga penghapusan pemilih yang dianggap Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Termasuk catatan-catatan hasil pleno di tingkat pusat.

"Untuk sementara jumlah ini yang akan dijadikan acuan, termasuk dalam pengadaan surat suara. Namun tidak menutup kemungkinan apakah ada tahapan perbaikan. Kalau kita lihat seluruh Indonesia, angkanya masih cukup tinggi. Kita penyelenggara berharap masih bisa perbaikan. Agar hak konstitusi masyarakat Pangkep terakomodir," ungkap Aminah.