Jumat, 14 September 2018 05:30 WITA

Reses Fiktif DPRD Makassar, GMPP Sulsel: Sekwan Harus Transparan

Editor: Eka Nugraha
Reses Fiktif DPRD Makassar, GMPP Sulsel: Sekwan Harus Transparan
Ketua GMPP Sulsel, Irsan Akbar.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR --- Gerakan Mahasiswa Peduli Pembangunan (GMPP) Daerah Sulsel meminta Sekwan DPRD Makassar lebih terbuka terkait dugaan reses fiktif anggota DPRD Makassar. Kasus ini, harus dituntaskan untuk memperbaiki tatanan pemerintahan di Makassar. 

Ketua GMPP Sulsel, Irsan Akbar mengatakan, meminta kepada semua elemen untuk ikut membantu dalam mengawasi kasus ini. Menurutnya, kasus ini bukti jika perwakilan parlemen di Makassar perlu mendapat perhatian serius dari masyarakat. 

"Kalau kasus ini terbukti, ini adalah bukti nyata bobroknya wakil rakyat di parlemen," jelas dia. 

Dia meminta kepada pihak kejati sulsel agar mengusut tuntas kasus ini. Penyidik, kata dia, jangan pandang bulu siapapun oknumnya. "Sekwan harus transparan ke publik," katanya. 

Hingga kemarin, Penyidik Kejaksaan Tinggi Sulsel masih mengumpulkan bukti dugaan reses fiktif anggota DPRD Makassar itu.Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulsel, Salahuddin mengatakan bahwa usai pemeriksaan terhadap Sekretaris Dewan DPRD Kota Makassar, Adwi Awan Umar, pihaknya akan terus mengumpulkan bahan keterangan terkait kasus yang masih dalam tahap penyelidikan ini.

"Ini penyelidikan masih sangat awal. Nanti tim penyelidik berusaha mengumpulkan dokumen-dokumen pendukung untuk dipelajari,"kata Salahuddin, Kamis (13/9/2018).

Terkait berapa anggaran yang digunakan dalam kegiatan reses yang digunakan, Salahuddin masih enggan membeberkannya. Begitupun dengan agenda pemanggilan yang diduga akan ditujukan kepada anggota DPRD Kota Makassar, dia juga masih enggan menyebutkannya.

"Saya kurang tahu persis anggarannya. Ini masih sangat awal baru satu-dua orang yang dimintai keterangan. Nanti kita lihat kebutuhan dari tim penyelidik,"imbuhnya.