Kamis, 13 September 2018 10:02 WITA

Demi Ikut Pileg, Rela Korbankan Asmara

Editor: Aswad Syam
Demi Ikut Pileg, Rela Korbankan Asmara
Gina Sumanti

RAKYATKU.COM - "Saya dari dulu suka politik, bahkan sejak SMA sudah mulai suka politik," kata Gina Sumanti, di awal perbincangan dengan Rakyatku.com di salah satu kafe, di Makassar.

Wanita kelahiran Ujung Pandang, 9 Juli 1994 ini, aktif di dunia politik, sudah hampir tiga tahun lamanya. Dia sekarang menjadi pengurus di DPW Partai Nasdem Sulsel.

Gina bergabung di Nasdem, bersamaan ketika Rusdi Masse, langsung memimpin partai bentukan Surya Paloh itu di Sulsel. Sekitar pertengahan tahun 2016 silam.

"Pak Rusdi Masse dilantik, saya juga langsung masuk jadi pengurus," tambah Gina.

Demi Ikut Pileg, Rela Korbankan Asmara

Dia sudah lama mengenal dunia politik. Beberapa keluarganya, juga anggota partai. Meskipun, mayoritas keluarga dan kerabatnya, aktif sebagai Polri dan TNI.

"Ada sebagian di politik. Kebanyakan birokrat, TNI, Polri," ujar wanita berambut panjang ini.

Saat memutuskan aktif di politik, keluarga Gina mendukung. Teman-temannya juga.

Malah Gina mau saja, melepas kerjaannya di kantor Arsip dan Perpustakaan Provinsi Sulawesi Selatan. Dia bilang, karena mau fokus di politik.

"Karena politik itu menyenangkan. Tidak bikin jenuh. Kalau membosankan, tidak mungkin-lah saya mau aktif sampai sekarang," ujar Gina, tersenyum.

Soal politik ini, masuk "menyerempet" ke kisah asmara Gina. Kalau keluarga dan teman-temannya mendukung, tetapi tidak bagi mantan pacar wanita yang pernah berprofesi sebagai model ini. 

Ceritanya begini. Gina pernah berkenalan dengan seorang pilot. Awal kenalan, saat ia hendak melakukan perjalanan dari Bali. Gina diperkenalkan sama teman si pilot.

Sudah lama kenal, keduanya resmi menjalin hubungan. Hubungannya lumayan lama. Sekitar tiga tahunan lah.

Pilot yang namanya tidak mau disebutkan itu, sangat tidak suka Gina aktif di politik. Cinta Gina, lebih besar di dunia politik. Gina lalu memutuskan pacarnya itu.

"Saya bilang, 'sudah, tinggalkan saja. Saya lebih pilih mencalonkan (di Pileg 2019).' Akhirnya saya putus, saya pilih politik," ujar Gina, yang kelihatan lebih bersemangat soal kisah asmaranya ini.

Parahnya lagi, ternyata mantan pacarnya ini, sudah bilang kalau mau sehidup-semati dengan Gina. Dengan kata lain, Gina sudah mau diajak naik ke pelaminan.

"Tapi tetap tidak suka dengan politik, ini-kan passion saya. Ya sudah. Mantan pacarku bilang politik itu kejam. Malah saya dibilangi 'maling legislatif' pakai akun fake. Tapi saya tahu itu dia," kata Gina melanjutkan ceritanya.

Wanita cantik, yang baru berusia 24 tahun ini, semakin mantap terjun di dunia politik. Lalu sampai kapan?

"Saya mau sukses dulu di politik. Yah kalau belum sukses-sukses juga, mungkin ada jalan lain, ada kerjaan lain. Tapi tidak harus tinggalkan politik," tutur Gina, dengan suara pelan.

Nama Gina sekarang, terdaftar sebagai bacaleg DPRD Kabupaten Jeneponto dengan nomor urut 3. Gina akan bertarung di Dapil 1 Jeneponto.

"Ada memang yang sangat tidak suka dengan kerja anggota dewan sekarang. Menurutku sah-sah saja. Anggapan itu sudah dari dulu. Tapi saya maju sebagai caleg, tulus niat saya untuk bekerja, untuk kampung saya. Saatnya yang muda yang bekerja," urai Gina.

Terakhir, sekadar informasi untuk para lelaki, Gina sekarang masih jomlo. Soal target kapan menikah, belum ada.

"Tapi kalau calon suami saya nanti, kalau bisa, sama-sama suka politik. Tidak (suka) juga tidak apa-apa. Hahaha...," tutup Gina.

Demi Ikut Pileg, Rela Korbankan Asmara

Data diri:
Nama : Gina Sumanti SE 
Tempat/tanggal lahir: Ujung Pandang, 9 Juli 1994 
Alamat: Gantinga, Desa Bonto Matene, Kecamatan Turatea, Jeneponto

Ayah: Sampara 
Ibu: Fitriana Nadjamuddin

Riwayat pendidikan: 
- SD Negeri Kassi-kassi 1 Makassar
- SMP Negeri 33 Makassar 
- SMA Negeri 12 Makassar 
- LP3i Makassar 
- Universitas Karya Darma Makassar (dulu UVRI)

Riwayat Pekerjaan: 
- Modelling (2012-2015)
- Honorer di kantor Arsip dan Perpustakaan Provinsi Sulawesi Selatan (2017-2018)
- Badan Advokasi Bidang Hukum DPW Nasdem Sulsel (2016 - sekarang)