Rabu, 12 September 2018 13:18 WITA

Jawaban SBY Soal Desakan "Jangan Diam Saja"

Editor: Mulyadi Abdillah
Jawaban SBY Soal Desakan
Sumber Foto: Twitter SBY

RAKYATKU.COM - Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) baru saja berulang tahun ke-69 pada 9 September 2018. Berbagai ucapan mengalir kepada Presiden RI ke-6 itu.

Dari ribuan pesan yang diterima, intinya ada tiga poin. Yakni ucapan selamat ulang tahun, terima kasih atas 10 tahun memimpin tanah air, dan "SBY Jangan Diam Saja".

"Yang berterima kasih atas '10 th SBY', saya sampaikan bahwa semua yang saya lakukan dulu, adalah tugas & kewajiban saya sebagai Presiden," kicau akun Twitter SBY, Rabu (12/9/2018).

Menurutnya, apa yang dilakukan dulu sebenarnya adalah bagian kecil dari yang dilakukan semua presiden sebelumnya, beserta pemerintahan yang dipimpinnya.

"Tak mungkin saya bisa meraih hasil & capaian, serta bikin Indonesia lebih maju, jika landasannya tak dibangun oleh para pendahulu saya," cuit @SBYudhoyono.

Apa jawabannya soal "SBY Jangan Diam Saja"?

SBY berkicau bahwa sebenarnya dirinya juga ikut berpikir & berkontribusi agar Indonesia makin maju, adil dan sejahtera. 

"Dalam kapasitas saya sebagai pemimpin Partai Demokrat, sekali-sekali saya mesti sampaikan pandangan & saran kepada negara & pemerintah. Saya konsisten untuk dukung kebijakan & tindakan pemerintah yang tepat & pro-rakyat. Namun, saya sampaikan kritik & saran jika yg ada sebaliknya,". 

SBY mengaku, setiap pernyataan yang disampaikan kerap disertai pro kontra. Ada pula yang marah. "Tapi itu risiko saya. Demokrasi kan begitu.'

Dikicaukan lagi, SBY sebagai mantan Presiden merasa tidak etis 'tiap hari' berbicara, apalagi kalau bikin gaduh. "Itu bukan karakter saya. Seringkali 'diam itu emas',.

"Nah, sebagai pemimpin partai politik, dalam keadaan tertentu saya mesti berbicara... secara terukur & konstruktif. Ingat, 'speak is silver'. Dalam kampanye Pemilu 2019 ini, izinkan saya untuk lebih sering berbicara, agar rakyat tahu apa yg akan Demokrat lakukan jika kelak dapat amanah," demikian SBY.

Tags