Rabu, 12 September 2018 01:00 WITA

Mau Lihat Gerhana Matahari Cincin Tahun Depan, di Sini Tempatnya

Editor: Fathul Khair Akmal
Mau Lihat Gerhana Matahari Cincin Tahun Depan, di Sini Tempatnya

RAKYATKU.COM -  Gerhana matahari cincin akan kembali terjadi di Indonesia, pada 26 Desember 2019 mendatang. Peristiwa itu terjadi ketika bulan menutupi pusat matahari, tetapi masih meninggalkan tepian luar matahari.

Bila diamati dari permukaan Bumi akan terlihat seperti membentuk 'lingkaran api' atau anulus. Hal itu terjadi karena diameter sudut bulan tidak cukup besar menutupi seluruh permukaan matahari.

Diameter sudut Bulan yang tidak cukup besar itu disebabkan Bulan sedang berada pada jarak terjauhnya dari Bumi atau yang disebut dengan Apogee. Pada 26 Desember 2019, diameter sudut Bulan yang kecil ini akan menciptakan lebar bayangan Gerhana Matahari Cincin yang akan menutupi permukaan Bumi kurang lebih sekitar 118 kilometer.

Wilayah yang tidak dilalui jalur gerhana tersebut hanya akan melihat Gerhana Matahari sebagian saja. Lalu di mana tempat terbaik untuk melihatnya?

Dalam sebuah grafik berbentuk bola dunia memperlihatkan jalur merah yang akan dilalui Gerhana Matahari Cincin. Pada label bertuliskan 'Maximum' menandakan titik terbaik untuk mengamati Gerhana Matahari Cincin.

Untungnya, titik terbaik itu jatuh pada bagian salah satu daerah di Indonesia, yaitu berada di Siak, Riau. Puncak gerhana di titik tersebut akan terjadi pukul 12.17 WIB, dikutip dari Suara.com.

Lama fase puncak Gerhana Matahari Cincin 2019 mendatang sekitar 3 menit 40 detik, dengan durasi globalnya adalah 5 jam 35 menit. Panjang lintasan gerhana di atas permukaan Bumi kurang lebih sekitar 12.850 kilometer.

Bagi pengamat yang benar-benar ingin melihat Gerhana Matahari Cincin disarankan untuk berkunjung ke wilayah yang dilalui jalur merah tersebut, karena area lainnya hanya akan terkena Gerhana Matahari sebagian. Selain Indonesia, wilayah yang akan terkena Gerhana Matahari Cincin 2019 adalah Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, Oman, India, Sri Langka, Singapura, Malaysia, dan Filipina.