Senin, 10 September 2018 20:50 WITA

Bupati Gowa Ungkap Progres Wajah Baru Malino

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Mulyadi Abdillah
Bupati Gowa Ungkap Progres Wajah Baru Malino
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan YL saat meninjau progres pembangunan sejumlah proyek infrastruktur di Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Senin (10/9/2018). 

RAKYATKU.COM, GOWA - Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan YL turun meninjau langsung progres pembangunan sejumlah proyek infrastruktur di Malino, Kecamatan Tinggimoncong. 

Adnan meninggalkan kantornya menuju Malino usai coffe morning dengan pejabatnya sekitar pukul 09.00 Wita, Senin (10/9/218).

Memasuki Kecamatan Tinggimoncong, orang nomor satu di Gowa singgah di lokasi tempat dibangun pintu gerbang Malino. Di tempat ini, Kadis Pelariwisata dan Kebudayaan Gowa, Sofyan Hamdi menjelaskan target pembangunan gerbang di akhir 2018.

"Gerbang masuk Malino sebagai penanda wisatawan yang akan ke Malino sudah memasuki Kota Malino. Kami menargetkan selesai di akhir tahun 2018," ujar Sofyan Hamdi. 

Kunjungan di kota wisata ini dilanjutkan dengan melihat proyek pembangunan pedestrian dan pelebaran jalan yang sementara berlangsung di Malino.

Pedestrian berlokasi di sepanjang jalan Sultan Hasanuddin. Untuk pelebaran jalan berlokasi di Jalan Endang. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Mundoap menjelaskan terkait hal tersebut. 

"Panjang pedestrian 5.5 kilometer dengan 2.75 kanan kiri. Pedestrian nantinya dilengkapi dengan taman-taman bunga di beberapa bagian serta didesain untuk ramah bagi kaum disabilitas," papar Mundoap. 

Sedangkan untuk pelebaran jalan dan betonisasi berlokasi di Jalan Endang. Jalan diperlebar dari 4 meter menjadi 9 meter termasuk bahu jalan. 

"Semua pengerjaan proyek pendestrian dan pelebaran jalan masih berlangsung sesuai jadwal yang kita tetapkan. Kami menargetkan proyek akan selesai akhir tahun," tambah Mundoap. 

Loading...

Sementara itu, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengatakan, untuk anggaran pedestrian, pelebaran jalan dan perbaikan mess Pemda Gowa dianggarkan sekitar Rp10 miliar dan masuk dalam APBD 2018.

Salah satu proyek besar lainnya di Malino adalah revitalisasi Hutan Pinus. Bupati termuda di Kawasan Timur Indonesia ini juga menyempatkan untuk mengecek pembangunan di Hutan Pinus.

"Banyak hal yang kita planningkan untuk Malino seperti di hutan pinus ada panggung utama permanen serta ada pedestrian khusus untuk jalur kuda dan pengunjung, penataan ulang flying fox serta dihiasi tempat-tempat selfie dengan backup anggaran kurang lebih 700 juta rupiah," papar Adnan. 

Digenjotnya penataan wajah Malino ini karena Pemkab Gowa kata Adnan, sedang konsen menata Kota Malino untuk persiapan Beautiful Malino sesion III yang akan digelar pertengahan Juli 2019 mendatang.

"Iya. Kita punya sasaran pelaksanaan Beautiful Malino sesion III sebagai persyaratan menuju destinasi wisata nasional, makanya kita target semua proyek infrastruktur untuk even itu tuntas di akhir 2018 ini," kata Adnan.

Even Beautiful Malino 2019 adalah sesion III yang menjadi persyaratan Kementrian Pariwisata untuk bisa menetapkan Malino sebagai kalender wisata nasional. Even tahunan inipun tentu diselaraskan dengan Malino Kota Bunga yang sudah dijalankan sebelum Beautiful Malino I dan II digelar.

"Saya berharap proyek ini selesai dengan kualitas yang bagus berfungsi dan dapat dinikmati oleh masyarakat termasuk kaum disabilitas," tandas Adnan. 

Loading...
Loading...